Banda Aceh — Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat pengembangan ekosistem kreativitas mahasiswa melalui penguatan Inkubator Seni Berbasis Riset di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK. Gagasan tersebut mengemuka dalam diskusi informal yang berlangsung di Banda Aceh, Minggu (17/5/2026), bersama unsur pimpinan universitas, dosen, pengelola program, dan mahasiswa lintas bidang. Pertemuan tersebut
Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Office of International Affairs bekerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sukses menyelenggarakan program summer course internasional bertajuk “Sustainable Urban Living: Integrating Green Practices, Community Engagement, and Climate Action 2026” pada 27 April–10 Mei 2026. Program yang berlangsung secara hybrid ini memadukan rangkaian kegiatan daring dan luring dengan melibatkan 20 peserta yang
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK) melaksanakan kegiatan Visiting Professor pada 11–15 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas publikasi ilmiah internasional dan memperluas jejaring riset global menuju World Class University (WCU). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gajah Sumatera tersebut menghadirkan akademisi kelas dunia, Prof. Dr. Abdul Rahman Omar, pakar dari Fakulti Perubatan Veteriner
Di tengah upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana, Universitas Syiah Kuala kembali menegaskan komitmennya di panggung internasional. Melalui koordinasi Office of International Affairs (OIA), USK bekerja sama dengan Universiti Tun Abdul Razak sukses menyelenggarakan Summer Course bertema Community-Based Disaster Risk Reduction (CBDRR): Strengthening Local Resilience through Participatory Approaches. Program yang berlangsung sejak 20 April
Sivitas akademika Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dosen Fakultas Kedokteran (FK) USK, Dr. dr. Hendra Zufry, Sp.PD-KEMD, berhasil menyabet Juara I pada ajang Prodia Science Award 2026, sebuah penghargaan prestisius bagi inovasi dan penelitian biomedis di Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Prodia Education and Research Institute (PERI) dalam rangkaian
Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi ditetapkan sebagai Scientific Service Provider (SSP) oleh Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnas Kajiskan). Dengan pencapaian ini, FKP USK menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Provinsi Aceh yang menyandang lisensi bergengsi tersebut. Penetapan tersebut dilakukan pada Kamis, 7 Mei 2026, di Hotel Swiss-Belinn, Bogor, setelah