Kisah dedikasi yang kuat datang dari salah satu alumni Universitas Syiah Kuala (USK), Rifqi Irvansyah. Setelah merasakan langsung dahsyatnya Gempa dan Tsunami Aceh pada 2004. Alumni Teknik Sipil USK ini kini berhasil menembus studi Doktoral (S3) di University College London (UCL), Inggris, dengan fokus pada Teknik Gempa (Earthquake Engineering), didukung penuh oleh Beasiswa LPDP. Bagi
Satuan Tugas (Satgas) Universitas Syiah Kuala (USK) untuk Respons Senyar Aceh kembali memperoleh dukungan dari pemerintah pusat guna memperkuat penanganan bencana di sejumlah wilayah terdampak. Pada Selasa (9/12/2025), Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Setditjen Kemendikbud Saintek) menyerahkan bantuan logistik kepada Satgas USK di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK.
Upaya penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana Senyar terus diperkuat. Sebanyak 8 unit Green Ultrafiltrasi ITB telah selesai dipasang di Kabupaten Pidie Jaya pada tiga titik strategis, yaitu di masjid, posko pengungsian, dan kediaman warga yang terdampak. (Pidie Jaya, 1 Desember 2025). Pemasangan ini menjadi langkah penting untuk mengatasi keterbatasan air bersih yang selama
Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Satgas USK untuk Respons Senyar Aceh resmi meluncurkan gerakan sosial bertajuk “Sedekah Buku Sahabat”, bekerja sama dengan tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “SAHABAT: Pendidikan Darurat, Kesiapsiagaan, Pendampingan Psikososial dan Logistik Bergizi bagi Anak”. Kegiatan ini berfokus untuk pemulihan anak yang mengalami kehilangan ruang belajar, rasa aman, dan keceriaan. Melalui
Rumah Amal Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan bantuan kemanusiaan, untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran ini merupakan cerminan nyata dari semangat gotong royong seluruh komponen USK. Aksi yang dipimpin langsung oleh Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt., ini menjangkau dua desa terparah: Desa Sriwijaya (Kecamatan Kuala Simpang)
Tim Atma Ruang dari Program Studi S1 Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK) berhasil meraih Juara II pada kompetisi nasional GBC IDEAS 2025 Sustainable Design Competition. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian GREENSHIP AWARD 2025 yang diselenggarakan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Tim yang terdiri dari Chintiya Tasliadi, Alif Rizki Sahna, dan