Adinda Fitriani, mahasiswi semester 3 Program Studi Akuntansi Internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK), menimba ilmu di Taiwan. Selama lima bulan, ia mengikuti New Southbound Policy Elite Study Program di National Quemoy University (NQU), sebuah program prestisius yang diselenggarakan oleh Pemerintah Taiwan. Melalui program ini, Adinda berkesempatan mendalami isu-isu krusial di
Universitas Syiah Kuala (USK) menerjunkan 50 mahasiswa Fakultas Kesehatan melalui Program Mahasiswa Berdampak untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana di Desa Blang Awe, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Pelepasan peserta Program Mahasiswa Berdampak dilaksanakan di Gedung Fakultas Kedokteran (FK) USK pada Minggu (1/2/2026). Program ini difokuskan pada pemulihan kesehatan masyarakat pasca bencana sekaligus memperkuat pemberdayaan warga di
Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui program Apoteker Tanggap Bencana (ATB) secara resmi melepas mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) untuk bertugas di lokasi bencana banjir Aceh Tamiang, Pelepasan tersebut berlangsung di halaman Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Universitas Syiah Kuala (USK) berupaya mengintegrasikan pendekatan One Health dalam pemulihan sosial, pangan, dan kesehatan masyarakat rentan pascabencana banjir di Aceh, melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Hotel Kyriad Muraya. (Banda Aceh, 3 Februari 2026). FGD ini dihadiri oleh
Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menerjunkan 112 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bireuen, Aceh. Program ini dirancang khusus untuk memberikan kontribusi langsung dalam pemulihan kondisi sosial dan infrastruktur masyarakat pasca-bencana. Pelepasan mahasiswa lintas fakultas ini dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Matematika dan
Universitas Syiah Kuala (USK) menurunkan 50 mahasiswa untuk terlibat dalam Program Mahasiswa Berdampak Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Tahun 2026 di Desa Seuneubok Simpang, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur Minggu (1/2/2026). Program ini, sebagai upaya mendukung pemberdayaan masyarakat dalam proses pemulihan pasca banjir, Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima mahasiswa kepada tokoh dan masyarakat