Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan kondisi mental dan emosional anak-anak korban banjir bandang di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, melalui kegiatan dukungan psikososial. Sebanyak sembilan mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam KKN Kebencanaan USK hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan program
Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK serta Ikatan Alumni Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) menyalurkan bantuan logistik dan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang dan Aceh Timur, Minggu (19 Januari 2026). Aksi tanggap darurat ini turut melibatkan
Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melaksanakan kegiatan edukasi daring bertema “Permasalahan Gizi pada Korban Bencana” melalui program TANGGAP (Tangguh Gizi dalam Situasi Pasca Bencana). Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dari berbagai kelompok usia, serta diselenggarakan bekerja sama dengan Radio Republik
Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) melaksanakan kegiatan edukasi daring bertema “Permasalahan Gizi pada Korban Bencana” melalui program TANGGAP (Tangguh Gizi dalam Situasi Pasca Bencana). Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dari berbagai kelompok usia, serta diselenggarakan bekerja sama dengan Radio Republik
CIMSA Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) mendorong peran mahasiswa dalam pemulihan pasca bencana melalui kegiatan webinar edukatif bertajuk SAFE (Strategic Action for Flood Emergency). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 18 Januari 2026 dan berfokus pada peningkatan pengetahuan pemulihan pasca bencana banjir serta mitigasi bencana, khususnya dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi banjir