Rumah Amal Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Klaster UKM Kebencanaan USK menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana dan pemberian makan siang gratis bagi mahasiswa USK yang terdampak Badai Senyar. Kegiatan ini berlangsung di pelataran Masjid Jamik Darussalam pada 30 November 2025 dan akan berlanjut hingga situasi darurat berakhir. Manager Operasional Rumah Amal USK, Delia Juhana
Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat respons kemanusiaan dalam menghadapi dampak banjir dan longsor yang dipicu Badai Senyar di Aceh. Melalui Satgas Bencana Senyar USK, kampus telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terdampak langsung bencana ini. Pendataan tersebut menjadi prioritas utama agar USK dapat memastikan keselamatan sivitas akademika serta menyalurkan
Universitas Syiah Kuala memutuskan untuk meliburkan kegiatan perkuliahan selama masa tanggap bencana, yang berlaku mulai tanggal 1 – 13 Desember 2025 dan masuk kembali tanggal 15 Desember 2025. (Banda Aceh, 2 Desember 2025). Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan keputusan untuk libur kegiatan pembelajaran selama status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh ini, merupakan
Universitas Syiah Kuala (USK) menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp500.000.000 dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar, kepada Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Ruang VIP AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Senin (1/12/2025). Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian BTN terhadap masyarakat terdampak
Rumah Amal Masjid Jamik USK hari ini menyalurkan bantuan darurat tahap pertama untuk masyarakat terdampak Siklon Senyar di Kabupaten Pidie Jaya. Penyaluran ini dilakukan bersama TDMRC USK dan Satgas USK untuk Respon Senyar, sebagai lanjutan dari rangkaian aksi kemanusiaan Universitas Syiah Kuala. (Banda Aceh, 29 November 2025). Sehari sebelumnya, USK telah mengirimkan tim medis yang