Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Kantor Urusan Internasional (Office of International Affairs – OIA) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Internasional (International Student Admission) untuk Tahun Akademik 2026–2027. Program ini ditujukan bagi warga negara asing yang ingin menempuh pendidikan di jenjang Sarjana (Undergraduate) maupun Pascasarjana (Postgraduate), baik untuk kelas internasional maupun reguler. Sebagai perguruan tinggi unggulan yang

Universitas Syiah Kuala (USK) berupaya mengintegrasikan pendekatan One Health dalam pemulihan sosial, pangan, dan kesehatan masyarakat rentan pascabencana banjir di Aceh, melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Hotel Kyriad Muraya. (Banda Aceh, 3 Februari 2026). FGD ini dihadiri oleh

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dari berbagai fakultas mengikuti kegiatan pembekalan Program Mahasiswa Berdampak di Gedung Fakultas Keperawatan USK. Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, mahasiswa peserta berasal Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa secara akademik, teknis, dan sosial agar

Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) sepakat membangun kolaborasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Peduli Bencana dalam rangka mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kesepakatan tersebut berlangsung di Rektorat USK, Senin (2/1/2026). Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. menyampaikan bahwa USK siap berkolaborasi dalam

Universitas Syiah Kuala (USK) menurunkan 50 mahasiswa untuk terlibat dalam Program Mahasiswa Berdampak Pemulihan Dampak Bencana di Sumatera Tahun 2026 di Desa Seuneubok Simpang, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur Minggu (1/2/2026).  Program ini, sebagai upaya mendukung pemberdayaan masyarakat dalam proses pemulihan pasca banjir, Kegiatan diawali dengan prosesi serah terima mahasiswa kepada tokoh dan masyarakat