Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala (USK) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Teuku Umar (UTU) dalam upaya mendorong peningkatan mutu perguruan tinggi serta kesiapan menuju perangkingan global. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan dan penguatan strategi pengelolaan perangkingan universitas yang berlangsung di Balai Senat USK, Kamis (12 Februari 2026). Kepala Bagian Reputasi USK sekaligus Ketua Equity Tim Perangkingan QS,

Sebanyak 50 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala  melaksanakan program pipanisasi penyediaan air bersih dan perbaikan ekosistem pendidikan di Desa Lubok Manee, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan yang merupakan mengikuti program Pengabdian Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek  ini berada di bawah koordinasi Maimun, S.Pd., M.A., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan

Sebanyak 53 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Mahasiswa Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menggelar kegiatan gotong royong di rumah Muhammad Adam Mahmud, Imam Desa Meunasah Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial

Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan lanjutan kegiatan program mahasiswa Berdampak hibah Kemendikti Saintek berupa Program Kerja Trauma Healing.  di Desa Manyang Cut. (Pidie Jaya, 7 Februari 2026). Adapun 50 mahasiswa ini terdiri atas 9 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 4 mahasiswa Psikologi, 33 mahasiswa Keperawatan, serta 4 mahasiswa Fakultas Pertanian.

Tim Pengabdian Kreativitas Mahasiswa (PKM) Berdampak dari UKM BSPD Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat tangguh bencana berbasis IoT dan Geospasial di Desa Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini melibatkan 50 mahasiswa lintas disiplin ilmu yang berangkat menuju lokasi