Universitas Syiah Kuala

Penipuan online masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Modus bantuan sosial dan kupon undian palsu menjadi yang paling sering menjerat warga desa, termasuk para lansia berusia 60 tahun ke atas.Untuk menjawab tantangan ini, dosen Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan pendampingan digital berbasis hukum dan sosial bagi kelompok lansia di Desa

Inovasi minyak angin aromaterapi bernama Cajupach dari Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK), berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Produk ini sukses melaju ke babak grand final Greenovate Startup Accelerator 2025, menyisihkan lebih dari 60 startup lain dari seluruh Indonesia. Ajang ini diselenggarakan oleh Universitas Pertamina, bekerja sama dengan berbagai institusi global

Universitas Syiah Kuala mempertegas komitmennya untuk menjadi Universitas Sosio-teknopreneur dengan mendorong lahirnya wirausahawan muda. Komitmen ini ditandai dengan digelarnya Aceh Muslim Fair (AMF) 2025 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal, S.STP, M.Si, pada Rabu malam di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 17 September 2025). Kegiatan AMF ini menampilkan berbagai

Tim pengabdian dari Universitas Syiah Kuala (USK) sukses melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir Kuala Cangkoi, Banda Aceh. Inisiatif yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini fokus pada penguatan peran Lembaga Panglima Laot sebagai institusi adat pesisir. Program ini diketuai oleh Deni Yanuar, M.I.Kom, bersama anggota tim Dr. Dahlawi, M.Si

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, didampingi Prof. Dr. Hizir (Direktur Sekolah Pascasarjana) dan Prof. Dr. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc. (Penasehat Khusus Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Inovasi), melakukan kunjungan resmi ke World Expo 2025 di Yumeshima, Osaka, Jepang, pada 17–18 September 2025. Kunjungan ini dilaksanakan atas undangan khusus Menteri

Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, kini memiliki harapan baru dalam menggerakkan ekonomi lokal, berkat program pengabdian masyarakat dari Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK). Melalui kegiatan ini, ibu-ibu Tim Penggerak PKK (TP PKK) di Gampong Neuheun dilatih untuk mengubah potensi hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah, membuka jalan bagi

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/