Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan penandatangan MoU dengan PT Gogo Transtech Indonesia. Di Ruang Mini Rektor, Rabu 16 Oktober 2024. Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan, MoU ini bertujuan memajukan keunggulan pendidikan, dan mempromosikan praktik berkelanjutan dalam komunitas akademis. “Atas nama USK, apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh PT Gogo Transtech Indonesia.,”
Universitas Syiah Kuala dan Zurich Syariah siap berkolaborasi untuk memperkuat transformasi digital khususnya di bidang asuransi syariah. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dengan Direktur Zurich Syariah Auralusia Rimadiana di Aula Fakultas Keperawatan USK. (Banda Aceh, 16 Oktober 2024). Business Head Partnership Zurich Syariah Satria Nugraha mengatakan, kesepakatan
Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmen terhadap pengembangan produk lokal berkelanjutan melalui inovasi pangan bergizi bernama NURAM (Nugget Tiram). Produk ini dikembangkan dari bahan baku tiram (Saccostrea cucullata) yang diperoleh dari pesisir Desa Alue Naga, Kota Banda Aceh, dengan tujuan meningkatkan nilai ekonomi lokal sekaligus mendukung pencegahan stunting di masyarakat. Tim mahasiswa lintas
Universitas Syiah Kuala (USK) langsung bersiap menyambut tahun 2025 dengan target peringkat kampus kian mentereng. Baik di Indonesia, lebih-lebih di tingkat global. Hal ini ditandai dengan pertemuan lintas departemen di USK, duduk bersama pemateri dari Malaysia. Seperti Prof. Datuk. Ts. Dr. Abdul Khalil Shawkataly, Assoc. Prof. Dr. Mohammad Shaharudin Samsurijan, Dr. Rohayati Moch Isa, C.A,
Universitas Syiah Kuala melalui sidang terbuka Senat Akademik Universitas memberikan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa kepada Prof. Datuk. Tansri. Dr. Khalil Shawkataly, DSPN, DPSM, FIMMM, FAIAAM, di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 14 Oktober 2024). Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dalam sambutannya mengatakan, gelar Doktor Honoris Causa ini merupakan apresiasi USK atas dedikasi
Mahasiswa Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) secara kreatif, berhasil mengolah ikan bilih menjadi sebuah produk yang dinamai Herushi Bilih Crispy. Tim USK ini diketuai Suraiya Samadi, bersama teman-temannya (anggota) terdiri dari: Yulia Desinta, Wahyuni, Maulana Ulva, dan Meitasya Atika Suri semua mereka adalah mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan