Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti Saintek) Indra Ni Tua, S.T., M. Comm mengharapkan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Universitas Syiah Kuala mampu melahirkan program yang bisa memperkuat kebijakan Kampus Berdampak. Hal ini disampaikan Indra dalam sambutannya pada pembukaan Musrenbang USK tahun 2026 di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda
Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini di ruang rektor, Jumat, (16 Mei 2025). Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi strategis antara USK dan BI dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Aceh. Diskusi kedua pihak difokuskan pada penguatan kapasitas kewirausahaan, khususnya dalam
Program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK) menjalin kerjasama dengan Fakulti Kejuruteraan dan Teknologi Mekanikal, Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dalam bentuk program Student Mobility. Program ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan mahasiswa internasional, pengajar dan masyarakat setempat di perguruan tinggi luar negeri, selain mengikuti juga kegiatan budaya di perguruan
Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan Roadshow Seleksi Masuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2025 di Kabupaten Aceh Barat. (Meulaboh, 15 Mei 2025) Kegiatan ini berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Aceh Barat dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari SMA, MA, dan SMK sederajat, serta para guru pendamping.Roadshow ini bertujuan untuk menyosialisasikan serta
CIMSA FK USK menyelenggarakan kegiatan MICROSCOPE (Medical Insight and Collaboration in UHC for Students’ Competence and Professional Expertise) yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan kolaborasi dalam Cakupan Kesehatan Menyeluruh (Universal Health Coverage/UHC).Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Kota Banda Aceh pada 4 Mei 2025. MICROSCOPE bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya akses layanan kesehatan yang setara