Universitas Syiah Kuala

Satuan Tugas Universitas Syiah Kuala (USK) untuk Respons Senyar Aceh terus memperkuat koordinasi dan operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Setelah selama beberapa hari melakukan distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan pada fase awal tanggap darurat, Satgas kini bersiap membangun Posko Lapangan Kedua di Peusangan, Kabupaten Bireuen. Posko

Rumah Amal Universitas Syiah Kuala (USK) mulai menyediakan prasmanan gratis bagi mahasiswa yang terdampak musibah banjir dan longsor di berbagai wilayah Aceh-Sumatera. Program kemanusiaan ini, yang telah dimulai sejak 30 November 2025, akan terus berlanjut setiap hari hingga kondisi kembali normal. Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M. Farm, Apt, menyampaikan bahwa

Enam Bakal Calon (Balon) Rektor Universitas Syiah Kuala mengikuti proses assessment oleh Tim Independen yang dimulai dari tanggal 2 – 18 Desember 2025 di Sekretariat Pemilihan Rektor USK. (Banda Aceh, 2 Desember 2025). Adapun enam bakal calon Rektor USK  yang mengikuti tahapan assessment ini adalah Prof. Dr. Ir. Marwan, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si, Prof.

Rumah Amal Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Klaster UKM Kebencanaan USK menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan dana dan pemberian makan siang gratis bagi mahasiswa USK yang terdampak Badai Senyar.  Kegiatan ini berlangsung di pelataran Masjid Jamik Darussalam pada 30 November 2025 dan akan berlanjut hingga situasi darurat berakhir. Manager Operasional Rumah Amal USK, Delia Juhana

Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat respons kemanusiaan dalam menghadapi dampak banjir dan longsor yang dipicu Badai Senyar di Aceh. Melalui Satgas Bencana Senyar USK, kampus telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang terdampak langsung bencana ini. Pendataan tersebut menjadi prioritas utama agar USK dapat memastikan keselamatan sivitas akademika serta menyalurkan

Universitas Syiah Kuala memutuskan untuk meliburkan kegiatan perkuliahan selama masa tanggap bencana, yang berlaku mulai tanggal 1 – 13 Desember 2025 dan masuk kembali tanggal 15 Desember 2025. (Banda Aceh, 2 Desember 2025). Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan keputusan untuk libur kegiatan  pembelajaran selama status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh ini, merupakan