Bank Syariah Indonesia (BSI) menunjukkan komitmen kuat dalam respons bencana hidrometeorologi di Aceh dengan menyerahkan bantuan logistik dan dukungan akses informasi strategis kepada Universitas Syiah Kuala (USK). Serah terima bantuan ini berlangsung secara simbolis di ruang mini Rektor USK pada Senin, 1 Desember 2025. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, dan
Satuan Tugas (Satgas) Bencana Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) mempercepat upaya penanganan dampak banjir dan tanah longsor di Aceh dengan mendirikan posko kemanusiaan di halaman UGD RSUD Meureudu, Pidie Jaya, Minggu 30 November 2025. Pendirian posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi logistik dan relawan, menyusul temuan bahwa kondisi masyarakat di lapangan masih mendesak. Juru Bicara
Tim kebanggaan mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala (USK), Rimueng Nanggroe, sukses memborong tiga gelar juara umum pada ajang Sriwijaya Mining Games 2025, kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PERMATA Universitas Sriwijaya pada 17–21 November 2025. Prestasi ini menjadi sorotan karena Tim Rimueng Nanggroe berhasil mengungguli persaingan dari kampus-kampus teknik terkemuka di Indonesia, termasuk
Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri sepakat untuk saling memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan bisnis dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, dan Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. H.
Universitas Syiah Kuala mengirimkan Tim Tanggap Bencana Banjir untuk membantu korban banjir Aceh yang terdampak. Tim ini dilepas oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dari Kantor Pusat Administrasi (KPA) USK. (Banda Aceh, 28 November 2025). Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc selaku Ketua Tim Tanggap Bencana ini mengatakan, Tim ini akan langsung bergerak sore ini