Universitas Syiah Kuala

Mahasiswa Program Studi Teknik Petambangan Universitas Syiah Kuala (USK), berhasil meraih juara III, pada ajang Micromine Competition yang diadakan pada tanggal 25 Februari-Juli 2021.  Micromine Competition merupakan lomba pemodelan geologi bawah permukaan untuk eksplorasi emas, menggunakan software Micromine. Terdapat 2 kategori yang dilombakan, yaitu kategori Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi. Data yang disajikan dalam perlombaan

Universitas Syiah Kuala mewajibkan seluruh mahasiswa baru dari semua jalur masuk perguruan tinggi yaitu SNMPTN, SBMPTN dan SMM PTN Barat tahun akademik 2021/2022 untuk vaksin Covid-19. Keputusan ini berdasaran Surat Edaran Rektor No 2101/UN 11/WA.00.00/2021 tentang kalender akademik. (Banda Aceh, 5 Juli 2021). Wakil Rektor I USK Prof. Dr. Ir. Marwan menjelaskan, kewajiban vaksin bagi

Mahasiswa USK berhasil meraih juara II pada kegiatan Business Plan Competition  se-Sumatera tahun 2021. Lomba kali ini bertemakan “Peran Mahasiswa dalam Menciptakan Bisnis Pertanian di Era Revolusi Industri Dunia Digital”. (Banda Aceh, 5 Juli 2021) Adapun judul Business Plan tim USK yaitu ‘Business Plan Pancake Bonpis (Bonggol Pisang) sebagai Inovasi Produk Kuliner dari Pemanfaatan Bonggol

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Besar menjalin kerja sama bidang riset dengan Universitas Syiah Kuala UIN Ar-Raniry dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry. (Aceh Besar, 1 Juli 2021). Berdasarkan informasi dari Harianaceh.com menjelaskan, kerja sama tersebut dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antar lembaga, sekaligus dengan kegiatan Pelatihan Pengembangan

Akademisi Universitas Syiah Kuala Dr. M. Adli Abdullah menyatakan bahwa penanganan kejahatan narkoba harus melibatkan semua pihak yang berkepentingan, sehingga penanganannya bisa lebih komprehensif. (Banda Aceh,  28 Juni 2021). Penanganan kejahatan narkoba harus melibatkan semua pihak yang berkepentingan, termasuk upaya pencegahan dan rehabilitasi yang berkesinambungan dan massif,” ucap Adli Abdullah seperti yang ditulis antaranews.com. Dosen Fakultas