Mahasiswa Pertambangan USK Juarai Micromine Competition

Mahasiswa Program Studi Teknik Petambangan Universitas Syiah Kuala (USK), berhasil meraih juara III, pada ajang Micromine Competition yang diadakan pada tanggal 25 Februari-Juli 2021. 

Micromine Competition merupakan lomba pemodelan geologi bawah permukaan untuk eksplorasi emas, menggunakan software Micromine. Terdapat 2 kategori yang dilombakan, yaitu kategori Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi. Data yang disajikan dalam perlombaan ini berupa data pemboran dan data geokimia permukaan. 

Dua jagoan USK tersebut bernama Adam SY Khulafah dan Riath Zamullana, dibimbing oleh Haqul Baramsyah, S.T., M.Eng.Sc., raihan juara II ini amat disyukuri oleh tim USK, ini sekaligus melampaui tahun lalu yang hanya sampai pada babak penyisihan. Keberhasilan tahun ini tidak lepas daripada penguasaan materi lebih baik.

“Jadi pertama, sudah semakin memahami proses, kalau sofware hanya alat. Sekarang makin lebih baik. Cara penggunaan sofware, memang dari awal (tahun lalu) sudah bagus. Tapi tahun ini lebih baik karena penguasaan materi lebih baik,” tutur Haqul Baramsyah.

“Kegiatan pada ajang ini mine planing, perencanaan tambang, para finalis dikasih kasus, disuruh hitung cadangan emas, bagaimana cara menambangnya. Mulai dari bukaan, jalan, dan seterusnya, hingga emas itu mau dibawa kemana,” jelasnya lagi.

USK sendiri termasuk universitas yang mendapatkan academic license micromine, di Prodi Teknik Pertambangan dibuat satu klub yang diberi nama Mircomine Club. Anggotanya mahasiswa Teknik Pertambangan yang belajar sofware tersebut dan ada juga mendapatkan  pelatihan dari Jakarta.

Juara yang diraih pada tahun 2021 skalanya nasional. Bagi pemenang, berhak mewakili Indonesia ke ajang internasional. Micromine ini, basisnya ada di Australia. Namun, dipakai di seluruh dunia. Ke depan, USK bertekad meraih hasil yang lebih baik.

“Ahamdulillah bersyukur atas prestasi ini, terimakasih untuk semua yang telah mendukung kami. Semoga penerus kami di tahun mendatang lebih baik,” ucap Adam SY Khulafah.

Untuk diketahui, tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengukur pemahaman dan penerapan program ALS untuk seluruh universitas yang menerima Lisensi Micromine, serta untuk meningkatkan daya saing antar mahasiswa. Adapun juara I, diraih oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), sedangkan juara II disabet oleh Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta.

Leave a Reply