Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi memberikan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai bentuk solidaritas serta komitmen kampus dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi sulit. USK telah melakukan pendataan ketat yang dimulai sejak tanggal 28 November 2025. Data
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis SENYAR Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Sekolah Darurat Kebencanaan di TK Pelita Bangsa, Desa Balee Panah, Kabupaten Bireuen. Bireuen, (19 Januari 2026). Sebanyak sembilan mahasiswa lintas jurusan yang tergabung
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemulihan kondisi mental dan emosional anak-anak korban banjir bandang di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, melalui kegiatan dukungan psikososial. Sebanyak sembilan mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam KKN Kebencanaan USK hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjalankan program
Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK serta Ikatan Alumni Kedokteran Universitas Malikussaleh (Unimal) menyalurkan bantuan logistik dan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang dan Aceh Timur, Minggu (19 Januari 2026). Aksi tanggap darurat ini turut melibatkan