USK Wisudakan Enam Lulusan Perdana Profesi Apoteker

Universitas Syiah Kuala mewisudakan enam orang apoteker baru yang merupakan lulusan perdana Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Departemen Farmasi, pada wisuda USK ke 161 di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 16 Mei 2024).

Keenam Apoteker baru ini adalah sebagian lulusan PSPPA Departemen Farmasi dari total 39 orang calon apoteker yang lulus Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia yang dilaksanakan pada Januari 2024 lalu.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia, apt. Noffendri, S.Si, yang hadir saat  wisuda lokal dan Sumpah Profesi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengatakan, dirinya sangat bangga.  USK sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Aceh yang memiliki Program Studi Profesi Apoteker, akhirnya pada berhasil meluluskan para Apoteker muda.

“Saya berharap Apoteker baru ini dapat kembali ke daerahnya dan mengisi berbagai posisi strategis apoteker, sehingga masyarakat semakin mengenal Apoteker. Dan kehadirannya dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya, di Aceh semakin membaik,” ucapnya.

Selain itu, Ikatan Apoteker Indonesia terus melakukan berbagai terobosan layanan kepada anggotanya, di mana saat ini telah menyiapkan badan diklat untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan yang sangat dibutuhkan apoteker.

Sementara itu Dekan FMIPA Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech menyampaikan rasa bangganya terhadap apoteker baru angkatan pertama lulusan USK. Ia berharap para apoteker baru ini dapat melayani masyarakat dengan baik.

“Fakultas MIPA USK berkomitmen untuk meningkatkan berbagai fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran di Departemen Farmasi USK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ucapnya.

Ketua Departemen Farmasi USK, apt. Tedy Kurniawan Bakri, M.Si. menyampaikan kebanggaannya akan capaian lulusan Apoteker angkatan pertama PSPPA USK, di mana persentase kelulusan mahasiswa apoteker angkatan pertama ini sebesar 97.4%. 

“Angka ini menunjukkan kemampuan mahasiswa PSPPA USK untuk lulus dalam ujian nasional yang memiliki standar kelulusan yang tinggi dan kemampuan mahasiswa dalam bersaing di tingkat nasional,” ucapnya.

PSPA USK sendiri telah aktif menerima mahasiswa sejak tahun 2023 dan saat ini telah memiliki 120 mahasiswa di mana 80 orang masih berstatus mahasiswa PSPPA aktif. Pendidikan yang dijalankan oleh calon apoteker di PSPPA USK dilaksanakan dalam kurun waktu 1 tahun, di mana mahasiswa calon apoteker secara utama menerima bekal tentang tugas-tugas kefarmasian melalui Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang dilaksanakan di beberapa tempat seperti industri farmasi, rumah sakit, apotek, Pusat kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan, dan Pedagang Besar Farmasi (PBF) Selama satu tahun para mahasiswa calon apoteker menjalankan PKPA di berbagai tempat tersebut dan juga berdiskusi dengan pembimbing dari kampus tentang topik-topik yang terkait dengan praktik kerja profesi.

Program Studi Profesi Apoteker USK adalah PSPA pertama di Aceh. Program studi ini berada di bawah Departemen Farmasi USK yang berdiri pada tahun 2011. Hingga saat ini terdapat 1354 apoteker di Provinsi Aceh berdasarkan data keanggotaan dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Dengan kelulusan apoteker dari PSPPA USK ini diharapkan menambah jajaran apoteker-apoteker muda berkualitas yang akan meningkatkan perkembangan kefarmasian baik dalam proses produksi, distribusi, dan pelayanan di provinsi Aceh.