USK Studi Banding PTN-BH ke UNP dan Unand

Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan studi banding ke Universitas Negeri Padang (UNP). Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Rektor II USK, Prof. Dr. Marwan, S.Si., M.Si dalam rangka belajar dari UNP yang sudah lebih dulu melaksanakan PTN-BH. 

Kedatangan rombongan USK disambut oleh Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D di ruang temu Rektorat kampus setempat, Senin 21 November 2022. Dalam sambutannya, Prof. Ganefri memberikan beberapa masukan berdasarkan pengalaman yang telah dilalui UNP. 

“USK harus berpacu dengan waktu. Bentuk Senat Akademik segera. Kami (UNP) seminggu saja bentuk senat, secara kekeluargaan. Ini harus dikondisikan supaya tidak ada benturan,” kata Rektor UNP. 

Dirinya juga mengucapkan selamat datang pada rombongan USK yang berkunjung ke kampusnya. Momen tersebut terasa lebih istimewa, karena kata Prof Ganefri, bertepatan dengan POMNAS XVII di mana UNP sebagai tuan rumah. 

Prof. Marwan mengatakan, studi banding tersebut sangat penting bagi USK yang sedang menjalankan proses transisi PTN-BLU ke PTN-BH. Di Padang, rombongan USK berkunjung ke dua kampus. 

“Kami melakukan bencmarking ke UNP dan Unand untuk mendalami persiapan dalam hal kelengkapan dokumen persyaratan PTN-BH, pengelolaan SDM dan pembentukan Senat Akademik Universitas (SAU) dan Majelis Wali Amanat (MWA),” sebut WR II USK. 

Selain itu, Prof. Marwan juga mengatakan, pihaknya akan belajar tentang implementasi penerapan remunerasi dan kesiapan dokumen persyaratan agar Kode Satker dan DIPA PTN-BH terbit, baik dokumen perencanaan, keuangan dan aset. 

“Kedua PTN itu memiliki keunggulan yang berbeda-beda. UNP unggul dalam pemanfaatan aset seperti hotel, gedung dan fasilitas olahraga. Sementara Unand unggul dalam hal pengelolaan RSP yang berakreditasi paripurna,” tutur Prof Marwan.

Dalam kunjungan tersebut tersebut turut hadir, Ketua Senat USK, Prof. Dr. Abubakar Karim, Wakil Rektor III USK, Prof. Dr. Mustanir dan Ketua SPI USK, Suparno, M.Si.Ak serta staf bagian keuangan, perencanaan, aset dan sumber daya manusia

Leave a Reply