Universitas Syiah Kuala (USK) menyambut kunjungan delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Indonesia dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Ruang Mini Rektor USK, Darussalam, Banda Aceh, Selasa, (10 Maret 2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia antara Indonesia dan Thailand.
Delegasi Kedutaan Besar Thailand yang hadir dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh Chargé d’affaires Hathaichanok Riddhagni Frumau, didampingi Military Attaché Col. Supakarn Jindawat, Minister Counsellor Arisa Kiatchaiisara, First Secretary Samita Noonpakdee, serta Education Assistant Rian Juwita. Rombongan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis USK Prof. Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng., IPU bersama jajaran pimpinan universitas.
Dalam sambutannya, Prof. Taufiq menyampaikan bahwa USK telah lama menjalin hubungan yang erat dengan mahasiswa asal Thailand. Sejak tahun 2012, universitas ini secara konsisten menerima mahasiswa dari Thailand untuk melanjutkan studi, khususnya dari wilayah Thailand Selatan seperti Patani. Sebagian besar dari mereka menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran, sementara lainnya belajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, terutama pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
“Saat ini, USK menampung sekitar 76 mahasiswa aktif asal Thailand yang tersebar di berbagai fakultas. Kehadiran mereka memberikan kontribusi penting dalam memperkaya keberagaman budaya di lingkungan kampus serta memperkuat hubungan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Thailand,” ujar Prof. Taufiq.
Sementara itu, Hathaichanok Riddhagni Frumau menyampaikan apresiasi atas perkembangan USK yang dinilai semakin maju dan berperan penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di Aceh. Ia juga mengatakan kebanggaannya karena sebagian besar mahasiswa internasional di USK berasal dari Thailand, khususnya yang menempuh pendidikan di bidang kedokteran.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa Thailand yang belajar di Aceh sekaligus memperkuat kerja sama dengan USK. Aceh menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki hubungan erat dengan komunitas Thailand dan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kerja sama di daerah lain,” ujarnya.
Delegasi Kedutaan Besar Thailand juga berharap mahasiswa Thailand yang menempuh pendidikan di USK dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik maupun kegiatan kampus lainnya. Pihak kedutaan turut mengajak universitas serta fakultas-fakultas di USK untuk terus memberikan dukungan agar para mahasiswa tersebut dapat berkembang secara optimal selama menjalani pendidikan di Aceh.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Office of International Affairs (OIA) USK, Dr. Muzailin Affan, M.Sc, memaparkan profil serta perkembangan internasionalisasi USK. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bahwa USK merupakan perguruan tinggi negeri yang berdiri sejak tahun 1961 dan kini telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) dengan akreditasi Unggul.
Ia juga menyampaikan bahwa USK saat ini memiliki puluhan ribu mahasiswa dengan lebih dari seratus mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara. Thailand menjadi salah satu negara dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang menempuh pendidikan di universitas tersebut.
Menurut Muzailin, USK juga aktif memperkuat kerja sama internasional melalui berbagai jaringan regional, salah satunya IMT-GT UNINET, yang menghubungkan universitas-universitas di Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Melalui jaringan ini, USK telah menjalin kemitraan akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Thailand, seperti Prince of Songkla University, Thaksin University, serta beberapa universitas lainnya.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai program kolaboratif, seperti penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan staf, penyelenggaraan konferensi internasional, hingga program pengabdian masyarakat lintas negara.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperluas, baik dalam bentuk kolaborasi akademik, penguatan riset, maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia di tingkat regional. USK juga menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat jejaring pendidikan antara Indonesia dan Thailand serta mendorong kolaborasi yang lebih luas di kawasan ASEAN.