Universitas Syiah Kuala berhasil meraih medali perak dan juara favorit pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 37 di Universitas Airlangga (Unair), yang diselenggarakan sejak tanggal 14 – 19 Oktober 2024 di Surabaya.
USK mengirimkan 3 kelompok dengan berbagai karya yang inovatif. Dari 3 kelompok yang berkompetisi di PIMNAS, 2 kelompok berhasil meraih prestasi. Pertama adalah untuk kategori Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE) dengan judul Pembuatan Membran Antifouling dengan Teknik Transformasi Sifat Pembasahan Permukaan untuk Purifikasi Air Tercemar Polutan Organik yang berhasil meraih Medali Perak.
Tahun 2024 ini, pelaksanaan PIMNAS ke-37 di pusatkan di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, dari pada 14-19 Oktober 2024, yang diikuti oleh 528 tim dari 118 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dimana Universitas Syiah Kuala (USK) mengirimkan 3 kelompok dengan berbagai karya yang inovatif. Dari 3 kelompok yang berkompetisi di PIMNAS, 2 kelompok berhasil meraih prestasi.
Pertama adalah untuk kategori Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE) dengan judul Pembuatan Membran Antifouling dengan Teknik Transformasi Sifat Pembasahan Permukaan untuk Purifikasi Air Tercemar Polutan Organik yang berhasil meraih Medali Perak.
Tim mahasiswa ini terdiri Muhammad Az Harry sebagai ketua, dengan anggota Miftahul Arzaq dan Haziqia Aulia Putri, dimana ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik USK. Menurut Dosen Pendamping mahasiswa tersebut, Prof. Dr. Nasrul, S.T., M.T., menyebutkan bahwa Riset Eksakta yang di lakukan mahasiswa bimbingannya dalam PKM ini adalah berkaitan dengan penyelesaian masalah akumulasi polutan organik di perairan Indonesia terutama dalam proses pengolahan air.
“Tingginya polutan pada perairan memberikan dampak peningkatan beban teknologi air yang digunakan. Teknologi membran yang dikembangkan merupakan solusi yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan filtrasi polutan organic,” sebut Nasrul yang merupakan Guru Besar Bidang Teknik Kimia USK itu.
Namun, teknik ini masih dibatasi oleh fenomena fouling yang terjadi pada permukaan membran. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa membran polyethersulfone (PES) dengan sifat antifouling yang tinggi agar dapat mengatasi persoalan tersebut. “Membran PES dimodifikasi dengan penambahan aditif polyethylene glycol hexadecyl ether (PEGHE) dan dicetak melalui teknik Vapor and Non-solvent Induced Phase Separation (VNIPS) dengan kelembaban udara 70% dan 90%,” urai beliau menjelaskan.
Kategori berikutnya yang juga meraih prestasi adalah juga dari ketegori PKM-RE dengan judul Integrasi Machine Learning dan Time Series Analysis untuk Dashboard Prediksi Upwelling di Danau Laut Tawar: Berbasis Peramalan Iklim yang berhasil mendapatkan juara Favorit. Tim ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa dari Departemen Statistik FMIPA dan Departemen Teknik Elektro FT dengan ketua Muhammad Zia Ulhaq (Statistik), dan anggota Muhammad Farid (Statistik), Zahra Ifma Aziza (Statistik), Teuku Muhammad Faiz Nuzullah (Statistik), dan Fakhrus Syakir (Teknik Elektro).
Tim mahasiswa ini di dampingi langsung oleh Dosen Pembimbing, Novi Reandy Sasmita, S.Si., M.Sc., dari Departemen Statistik FMIPA USK. Menurut Novi, karya mahasiswa ini memiliki tujuan untuk mengembangkan metode peramalan curah hujan dan indikator iklim lainnya yang akurat di Danau Laut Tawar dan mengklasifikasikan potensi terjadinya upwelling, yang dapat menyebabkan kematian ikan massal pada budidaya Keramba Jaring Apung (KJA). “Implementasi hasil penelitian ini diwujudkan dalam bentuk dashboard interaktif yang dirancang untuk membantu pembudidaya KJA dalam mengambil keputusan yang tepat saat potensi upwelling terdeteksi.
Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal serta mengurangi dampak perubahan iklim terhadap sektor perikanan,” terang Novi secara lengkap.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menyambut gembira atas prestasi anak-anak mahasiswa USK. Dirinya ikut langsung mengikuti tahapan demi tahapan sampai presentasi akhir.
“Alhamdulillah tahun ini kita masih dapat meraih prestasi dengan baik, kerja keras dan kesungguhan adik-adik mahasiswa lakukan, saya atas nama pimpinan USK mengucapkan terima kasih banyak, termasuk para dosen pendamping dan pengelola program ini di USK,” tutup Mustanir