Universitas Syiah Kuala

USK Perkuat Jaringan dengan Tiga Universitas di Afrika

Universitas Syiah Kuala (USK) memperkuat komitmennya sebagai universitas kelas dunia, dengan menjalin kerja sama strategis bersama tiga universitas terkemuka dari Afrika.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di Balai Senat USK pada hari Senin, 8 September 2025.

Kolaborasi ini tidak hanya membuka babak baru dalam pertukaran akademik, tetapi juga menjadi penegasan terhadap kontribusi nyata USK yang telah melahirkan sejumlah alumni berprestasi dari Benua Afrika.

Tiga universitas mitra yang terlibat adalah Islamic University in Uganda, University of Hargeisa, dan Amoud University.

MoU ini ditandatangani oleh Rektor USK, Prof. Dr. Marwan, bersama perwakilan dari universitas mitra. Penandatanganan dari pihak Islamic University in Uganda diwakili oleh Wakil Rektor bidang Keuangan dan Administrasi, Prof. Dr. Abdul Mpasta Kaziba. Sementara itu, dari University of Hargeisa, MoU ditandatangani oleh Rektor Dr. Mohamed Ahmed Soliman.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abdul Mpasta Kaziba mengungkapkan kegembiraannya. “Kami merasa gembira melihat teman-teman di USK, terima kasih sudah bersedia bekerja sama dengan Islamic University in Uganda,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kerja sama awal akan difokuskan pada bidang kedokteran dan IT. Secara khusus, pihaknya juga mengundang Rektor USK untuk menghadiri wisuda di universitasnya pada akhir Desember mendatang.

Dr. Mohamed Ahmed Soliman dari University of Hargeisa juga menyampaikan kesan mendalamnya. “Ini pertama kali bagi saya, sebelumnya saya tidak tahu soal Aceh. Perjalanan yang menyenangkan dari Somaliland, dengan beberapa kali transit hingga akhirnya tiba di Banda Aceh,” tuturnya.

Ia juga mengundang USK untuk berkontribusi di Somaliland pada masa depan, menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat.

Menanggapi hal tersebut, Rektor USK Prof. Dr. Marwan, menyatakan USK sangat antusias menjalin kolaborasi dengan banyak universitas, apalagi dengan sesama “Brotherhood” Islam.

“USK memiliki sejarah panjang dalam membangun sumber daya manusia dari negara-negara lain, termasuk di Thailand, Palestina, dan Afghanistan,” ungkap Prof Marwan.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Rektor USK menargetkan staf pengajar dari Uganda dapat segera melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran USK, sejalan dengan misi universitas di Uganda untuk mendirikan Fakultas Kedokteran sendiri.

“Jika tidak ada halangan, mungkin ini akan menjadi pengalaman menarik dalam hidup saya, karena ini kali pertama saya ke Afrika,” tutur Rektor.

Prof Marwan juga berbagi bahwa ia telah banyak belajar tentang Somaliland dari berbagai literatur, dan berharap USK dapat membantu membangun universitas disana, mengingat tantangan yang dihadapi.

Secara terperinci, ruang lingkup kerja sama yang disepakati sangat komprehensif, meliputi berbagai aspek kolaborasi akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Poin-poin MoU tersebut antara lain kunjungan dan pertukaran mahasiswa, kunjungan dan pertukaran staf pengajar dan peneliti, pertukaran informasi dan publikasi hasil penelitian bersama, penyelenggaraan konferensi atau simposium, pembentukan usaha patungan dalam program pascasarjana, serta peningkatan kapasitas untuk staf dan peneliti.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/