Universitas Syiah Kuala

USK Nobatkan Duta Baca 2026, Perkuat Budaya Literasi Kampus

Universitas Syiah Kuala (USK) menobatkan Duta Baca USK Tahun 2026 dalam kegiatan puncak pemilihan yang berlangsung meriah di Auditorium Lantai 3 Gedung FKIP USK, Banda Aceh, Minggu (3 Mei 2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen USK dalam memperkuat budaya literasi serta membangun generasi mahasiswa yang kritis, kreatif, dan berdaya saing.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Duta Baca memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan semangat literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

“Pemilihan Duta Baca bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter dan intelektualitas mahasiswa. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini karena sejalan dengan visi USK dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan berbudaya literasi,” ujarnya.

Kegiatan Pemilihan Duta Baca USK Tahun 2026 diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas yang telah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari administrasi, penilaian kemampuan literasi, wawancara, hingga presentasi program kerja. Para peserta menunjukkan kemampuan yang baik dalam memahami isu literasi, menyusun gagasan kreatif, serta menyampaikan ide secara komunikatif dan inspiratif.

Selain proses kompetisi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berbagai agenda pendukung seperti talkshow literasi, penampilan bakat dan minat peserta, serta kampanye membaca yang melibatkan sivitas akademika. Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat peran UPT Perpustakaan dan E-Learning USK sebagai pusat sumber belajar sekaligus ruang kolaborasi dan inovasi.

Prof. Mustanir juga menekankan pentingnya sinergi antara Duta Baca dengan berbagai unit kerja di lingkungan USK dalam mengembangkan program-program literasi yang berkelanjutan. Ia berharap para Duta Baca terpilih mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda di Aceh.

“Kami berharap para Duta Baca dapat menjadi inspirator, edukator, sekaligus fasilitator dalam membangun budaya literasi di lingkungan kampus. Peran mereka sangat strategis dalam menghadapi tantangan era digital, di mana kemampuan literasi menjadi kunci utama dalam menyaring informasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, Dr. Ismul Huda, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan USK terhadap penguatan program literasi nasional. Menurutnya, perpustakaan akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pemustaka.

“Perpustakaan dan e-learning USK akan terus berinovasi dalam menyediakan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan pemustaka,” ujarnya.

Pada puncak acara, pasangan Muhammad Aril dari FMIPA dan Talha Della Sintia dari FEB dinobatkan sebagai Juara Pertama Duta Baca USK Tahun 2026. Juara kedua diraih Muhammad Arash Al Faiz dari FEB bersama Syifaunnisa’ dari FMIPA, sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Razib Nanda Sipayung dari Fakultas Teknik bersama Alya Nurul Hapsari dari Fakultas Kedokteran.