Universitas Syiah Kuala (USK) melepas 30 mahasiswa untuk mengikuti program International Student Mobility ke Malaysia. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, di halaman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK, Banda Aceh, Senin (22/9/2025).
Program ini berlangsung pada 23 September–5 Oktober 2025 dengan melibatkan tiga perguruan tinggi ternama di Malaysia, yakni Universiti Malaya (UM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Peserta berasal dari tiga fakultas: 24 mahasiswa FMIPA, 4 mahasiswa Fakultas Pertanian, serta 2 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Komposisi lintas disiplin ini diharapkan memperkaya kolaborasi akademik dan pengalaman belajar.
Dalam sambutannya, Rektor USK menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis universitas menuju World Class University.
“Program ini adalah jembatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, berinteraksi dengan peneliti dari universitas mitra, serta memahami nilai keberagaman budaya. Semoga pengalaman ini melahirkan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Marwan.\

Dekan FMIPA USK, Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si, M.Tech., menilai program ini sebagai sarana penting meningkatkan kapasitas mahasiswa.
“Kegiatan ini bukan hanya memperluas perspektif keilmuan, tetapi juga melatih kepercayaan diri mahasiswa untuk tampil di level global sekaligus menjadi duta budaya bagi USK dan Indonesia,” jelasnya.
Momentum ini turut dimanfaatkan untuk memperkuat jejaring kelembagaan. FMIPA USK bersama UM, UTM, dan UKM berencana menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) terkait kolaborasi riset, pengembangan akademik, serta pertukaran mahasiswa dan dosen.
Selama hampir dua minggu, mahasiswa USK akan mengikuti perkuliahan, diskusi lintas fakultas, kuliah tamu, serta presentasi riset di bidang biodiversitas, lingkungan, sains, dan teknologi. Mereka juga dijadwalkan menghadiri special lecture mengenai Blue Carbon dan keberlanjutan ekosistem pesisir, serta melakukan kunjungan akademik ke laboratorium, pusat riset, perpustakaan, hingga destinasi ilmiah seperti Pusat Sistematik Serangga, Muzium Zoologi, dan Bangi Botanical Garden.
Selain kegiatan akademik, program ini juga membawa misi diplomasi budaya. Mahasiswa USK akan menampilkan seni dan tradisi Aceh serta Indonesia sebagai bagian dari pengenalan budaya di tingkat internasional.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan USK. Hadir dalam acara pelepasan, Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Prof. Dr. Ir. Nasaruddin, S.T., M.Eng., dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Syukri, S.Si, M.T., IPM., ASEAN.Eng., bersama para pimpinan fakultas terkait.