Universitas Syiah Kuala (USK) semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus kelas dunia atau World Class University (WCU). Hal ini ditandai dengan USK me-launching capaian peringkat THE Impact Rankings 2025 dan QS WUR 2026.
Kegiatan launching ini dipimpin oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan bersama Tim Pemeringkatan USK serta turut dihadiri Naib Canselor Universiti Islam Melaka Prof. Datuk. TS. Dr. Abdul Khalil Shawkataly di Balai Senat USK. (Banda Aceh, 28 Juli 2025).
Kepala Bagian (Sub Direktorat) Reputasi Universitas Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P mengatakan, tahun ini USK telah menorehkan prestasi yang membanggakan, yaitu sukses meningkatkan peringkat USK pada THE Impact Rankings 2025. Dari posisi 801-1000 tahun 2024 menjadi 601-800 tahun 2025. Serta sukses pula menembus QS World University Rankings (QS WUR) 2026 pada posisi 1401+ untuk pertama kalinya.
Hasil yang mengesankan ditorehkan oleh SDGs 4 (Quality Education) yang mampu menembus peringkat 66 dunia dan SDGs 14 (Life Below Water) yang mampu menembus peringkat 79 dunia. SDGs 1 (No Poverty), SDGs 13 (Climate Action), dan SDGs 17 (Partnership for the Goals) mampu menembus posisi 101-200 dunia. Pencapaian ini adalah bukti bahwa kerja keras dan komitmen untuk tumbuh bersama telah menjadi modal penting bagi USK.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh sivitas akademika USK. Karena hasil dari capaian ini tidak lepas dari program dan kegiatan yang bapak/ibu lakukan di tingkat fakultas hingga universitas. Jadi ini adalah capaian kita bersama,” ucapnya.
Prof. Datuk Abdul Khalil Shawkataly turut mengucapkan selamat atas pencapaian USK selama ini. Menurutnya, saat ini reputasi USK telah berkembang dengan sangat baik. Tidak hanya di level nasional tapi mulai menjangkau level global.
Untuk itulah, dirinya berpesan agar USK dapat memanfaatkan momen ini dengan baik. Serta tidak cepat berpuas diri agar kampus ini dapat terus meraih capaian-capaian terbaiknya di masa depan.
Selanjutnya Rektor mengatakan, pencapaian untuk menembus QS Ranking ini tidaklah mudah. Butuh komitmen dan kerja sama semua pihak. Apalagi saat ini USK menjadi bagian dari program WCU yang diinisiasi Kemendikti-saintek.
Ada dua fokus utama dari program ini yaitu THE Impact Rankings dan QS World University Rankings. Tak hanya itu, kini muncul pupa QS Sustainability Rankings. yang membuka peluang baru bagi kampus untuk menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan.
“Untuk itulah, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian USK saat ini adalah ekosistem riset dan inovasi di lingkungan kampus ini. Sebab riset ini adalah tulang punggung pengembangan akademik universitas, yang diharapkan bisa berdampak bagi kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” ucap Rektor.
Terkait SDGs, Rektor menilai selama ini USK telah banyak menjalankan berbagai program riset maupun pengabdian kepada masyarakat yang mendukung poin-poin pembangunan berkelanjutan tersebut.
Karena itulah, Rektor mengajak seluruh elemen kampus untuk tidak hanya fokus pada target angka, tetapi juga memperkuat fondasi institusi melalui kolaborasi, internasionalisasi dan kepatuhan pada panduan.
“Serta kesadaran akan peran strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Kalau semua berkontribusi, saya yakin kita bisa melampaui ekspektasi,” ucap Rektor.