Lantai Catur Dharma Hall di Menara Astra, Jakarta, pada pertengahan Juli kemarin, menjadi saksi bisu. Bukan sebuah negosiasi bisnis, melainkan sebuah pencapaian gemilang. Di panggung megah itu, nama Universitas Syiah Kuala (USK) bergema, diucapkan dengan lantang, menandai tim “Athena Team” sebagai Juara 3 dalam ASTRANAUTS 2025 Student Track.
Tim Athena adalah kolaborasi multitalenta. Di dalamnya ada Muhammad Ferdian dan Ariel Sucipto dari Teknik Industri, Arman Maulana dari Teknik Sipil, serta Dinda Yumna Nursyadrina dan Nabila Al Karimah dari Akuntansi.
“Ini bukan sekadar prestasi, melainkan sebuah pernyataan dari talenta muda Aceh di kancah inovasi digital nasional,” kata Ferdian.
Mereka mempresentasikan solusi digital inovatif mereka di hadapan para dewan juri, yang terdiri dari profesional berpengaruh di ekosistem digital nasional. Di antara para juri yang hadir adalah Valentina Maria dari Astra International dan Bayuaji Natamijaya dari SANF, hingga jajaran strategis Board of Directors Astra Group.
“Kami tidak menyangka bisa sampai di titik ini, bersaing dengan kampus-kampus besar di Jakarta dan Jawa,” ucap Nursyadrina.
ASTRANAUTS, kompetisi inovasi digital dan konferensi teknologi bergengsi yang diselenggarakan oleh Astra International, telah menjadi magnet bagi lebih dari 2.200 tim dari berbagai universitas terbaik di seluruh Indonesia.
Proses seleksi ketat menyaring ide-ide terbaik, dan di antara serbuan gagasan cemerlang, Tim Athena dari USK berhasil menembus 10 besar finalis.
“Ini bukan hanya kemenangan kami, tapi juga kemenangan bagi seluruh civitas akademika USK. Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan tidak takut bersaing,” tutur Nabila.
Keberhasilan Tim Athena tidak lepas dari dukungan penuh USK yang memfasilitasi perjalanan mereka ke Jakarta. Kehadiran mereka di panggung final ASTRANAUTS 2025, yang disaksikan oleh ratusan audiens dan praktisi industri, menjadi bukti nyata bahwa talenta digital dari daerah mampu memberikan kontribusi signifikan.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si menyampaikan, prestasi ini kian menegaskan komitmen USK, dalam mendorong mahasiswanya untuk berani melangkah melampaui batas, bersaing, dan berkontribusi dalam ekosistem teknologi nasional.
“Kami berharap ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, untuk terus berinovasi dan tidak takut bersaing. Selamat atas prestasi membanggakan, terimakasih sudah mengharumkan nama USK,” sebut Prof. Agussabti.
Di Menara Astra, mahasiswa USK tidak hanya membawa pulang piala juara, tetapi juga sebuah keyakinan bahwa masa depan inovasi digital Indonesia juga lahir dari talenta-talenta muda dari tanah Aceh.