USK Hadiri Pertemuan Ke 17 IMT-GT untuk Bahas Rencana Strategis

Universitas Syiah Kuala menghadiri rangkaian Pertemuan Strategic Planning Meeting IMT-GT ke-17 yang dilaksanakan pada 24 – 25  Maret 2024 di Tangerang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendengarkan laporan perkembangan kerja sama dan rencana program kerja tahun berjalan dari semua kelompok kerja, Joint Business Council (JBC), dan UNINET.

Pada pertemuan tersebut, USK sebagai Permanent Secretariat IMT-GT dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis Prof. Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng serta di dampingi oleh Kepala Kantor Urusan Internasional Dr. Muzailin Affan M.Sc.

Rangkaian pertemuan tersebut dimulai dengan Rapat Nasional Sekretariat, dilanjutkan pertemuan konvergensi beberapa Kelompok Kerja dan diakhiri dengan Rapat Pleno Pejabat Senior.

Taufiq Saidi dalam forum IMT-GT UNINET ini mempresentasikan laporan tentang pertemuan dengan pemangku jabatan UNINET yang membahas tentang IB (Implementation Blueprint) 2022-2026 dan UNINET SAP 2022-2026, peran UNINET sebagai Think Tank dan dukungan bagi semua anggota IMT-GT Working Group, perekrutan anggota universitas baru, dan agenda meeting selanjutnya terkait UNINET Council Meeting ke 4.

Selama presentasi, Prof. Taufiq menyebutkan 14 proyek yang sedang ditangani oleh UNINET. Proyek itu mencakup IMT-GT UNINET Superfruit Project, IMT-GT Varsity Carnival, UNINET Internship Program, IMT-GT UNINET Webinar and Conference, IMT-GT UNINET Students Mobility, UNINET to develop Halal Curriculum through EDU-Halal Project, Reverse Linkage Halal Blockchain Program, UNINET Council Meeting, IMT-GT UNINET Summer Camp, Patchouli Oil Collaboration, Agricultural Research Collaboration, IMT-GT UNINET Community Engagement, dan IMT-GT UNINET Find Grads Initiative Program.

Dilanjutkan dengan update tentang IMT-GT Varsity Carnival, Prof. Taufiq melaporkan 12 anggota universitas, sekaligus laporan kegiatan Varsity Carnival. Kegiatan Varsity Carnival ini sukses diselenggarakan tahun lalu dengan USK sebagai tuan rumah dan dihadiri lebih dari 600 mahasiswa lokal dan internasional.

Prof. Taufiq juga melaporkan hasil dari beberapa Coordination Meeting yang telah dilaksanakan tahun lalu di Thailand dan Malaysia.

Untuk kedepan, IMT-GT UNINET akan fokus pada beberapa poin yang mencakup perekrutan anggota universitas baru dari perguruan tinggi swasta dan non-swasta, integrase kegiatan varsity carnival dalam UNINET, kerjasama Halal Blockchain & Halal Collaborations antara tiga negara; Indonesia, Malaysia, dan Thailand, inisiatif QS Ranking universitas anggota UNINET, riset, dan sebagainya.

Secara umum, saat ini kerja sama IMT-GT sedang dalam proses pelaksanaan 140 proyek, termasuk 36 proyek infrastruktur (Physical Connectivity Projects/PCPs). IMT-GT juga akan melakukan peninjauan Blueprint Implementation 2022-2026, yang akan dilaporkan pada Pertemuan Tingkat Menteri pada bulan September 2024 mendatang.

Pertemuan IMT-GT juga mendiskusikan tiga proyek lintas sektoral, yaitu Visit IMT-GT Year 2023-2025 initiative yang fokus pada dukungan sektor transportasi, khususnya pembukaan jalur untuk menjangkau destinasi wisata di kawasan IMT-GT, IMT-GT Rubber Cities Cooperation, yang membahas upaya kolaboratif untuk mempercepat hilirisasi industri karet demi stabilitas dan upaya kolektif untuk menangani dampak Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR) terhadap sub-kawasan., dan IMT-GT E-Commerce Platform yang membahas tentang pengembangan IMT-GT Digital Mall, dimana Platform e-commerce Indonesia “PADI UMKM” menyatakan kesiapannya untuk berintegrasi dengan platform tersebut. Disamping itu, topik BIMP-EAGA & IMT-GT Blue Economy Strategy 2030 juga dibahas diforum IMT-GT.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah Senior Official, Hon. Dr. Edi Prio Pambudi, Deputi Menteri Kerjasama Ekonomi Internasional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Indonesia, Hon. Datuk Dr. Zunika binti Mohamed, Wakil Sekretaris Jenderal, Kementerian Perekonomian, Malaysia, Hon. Dr. Wanchat Suwankitti, Wakil Sekretaris Jenderal, Kantor Dewan Pembangunan Ekonomi & Sosial Nasional, Thailand, Sekretariat Nasional Indonesia, Sekretariat Nasional, Netty Muharni, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional dan Sub Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Asian Development Bank (ADB), dan Center of IMT-GT (CIMT) selaku Sekretariat Bersama IMT-GT. Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, seluruh Kementerian Sektoral, Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan sebagainya.