Universitas Syiah Kuala menggelar serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan peringatan Nuzulul Quran di lingkungan kampus. Rangkaian kegiatan ini di pusatkan di Masjid Jami Darussalam. (Banda Aceh, 15 Maret 2025).
Adapun rangkaian kegiatan tersebut di antaranya adalah khataman quran, bazar ramadan, latihan memanah dan berkuda.Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Unit Pengembangan Program Pendamping Mata Kuliah Agama Islam (UP3AI) USK dan Rumah Quran Darussalam (RQS), yang menghadirkan lebih dari 1.000 mahasiswa, santri, serta masyarakat umum dalam suasana penuh keberkahan.
Direktur UP3AI USK, dr. Hendra Kurniawan, M.Sc, Sp.P(K), mengatakan bahwa Khataman Al-Qur’an ini merupakan bagian dari program Subuh Education, yang secara khusus diikuti oleh lima fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Keperawatan (FKEP), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Program ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Pembinaan Karakter USK, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan akademik mahasiswa. Melalui program Subuh Education, USK ingin mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam rutinitas akademik mahasiswa.
“Kegiatan khataman ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan mahasiswa dengan alquran, sekaligus menanamkan kecintaan dalam membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran-Nya,” jelasnya.
Sebagai mitra utama dalam pelaksanaan kegiatan ini, Rumah Quran Darussalam (RQS) turut memainkan peran sentral dalam mengkoordinasikan jalannya khataman Al-Qur’an.
PIC Khataman Qur’an dari RQS, Rahmad Minaldi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, terutama di bulan suci Ramadhan, serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat mahasiswa dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Bulan suci Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui Al-Qur’an,” ujarnya.
Acara diawali dengan sambutan dan motivasi oleh Ust. Enzus Tinianus, S.H., M.H., yang menjelaskan tentang keutamaan Nuzulul Qur’an dan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Setelah itu, para peserta melaksanakan khataman bersama, di mana mereka duduk dalam 30 baris, melambangkan 30 juz dalam Al-Qur’an, dengan setiap baris bertanggung jawab untuk menyelesaikan satu juz.
Usai khataman, peserta melantunkan surat Adh-Dhuha hingga An-Nas, yang dipimpin oleh ketua panitia Khataman Nuzulul Qur’an dan ketua Rumah Qur’an Darussalam. Acara ditutup dengan doa bersama serta tausiah dari Ustad Mursalin Basyah, Lc., MA., yang mengingatkan pentingnya terus berinteraksi dengan Al-Qur’an, bukan hanya di bulan Ramadhan tetapi sepanjang kehidupan.
Kolaborasi antara UP3AI USK dengan Rumah Quran Darussalam dalam kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat integrasi pendidikan akademik dengan nilai-nilai spiritual Islam.
Bazar Ramadhan: Berbagi Keberkahan untuk Masyarakat
Selain khataman Al-Qur’an, Panitia Ramadhan di Kampus Universitas Syiah Kuala (RDK USK) juga mengadakan Bazar Ramadhan yang berlangsung pada 15-16 Maret 2025 di lingkungan Masjid Jami’ Darussalam.
Bazar ini bekerja sama dengan Rumah Amal Masjid Jami’ USK, Pertamina Petra Niaga, Bulog, Dinas Pangan Aceh, dan Pasar Tani, serta mendistribusikan 500 kupon kepada masyarakat kurang mampu agar dapat berbelanja dengan harga lebih murah.
Penanggung jawab kegiatan bazar, Dr. Novi Indriyani Sitepu, S.HI., MA., menjelaskan bahwa tujuan bazar ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar dalam mendapatkan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat, khususnya mustahik zakat di sekitar kampus, agar mereka bisa merasakan kebahagiaan di bulan Ramadhan dengan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tuturnya.
Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami’ Kampus Kopelma Darussalam, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, mengapresiasi kegiatan bazar ini sebagai bentuk kepedulian sosial kampus terhadap masyarakat.
“Bazar Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bagian dari semangat berbagi dan mempererat hubungan antara universitas dengan masyarakat sekitar. Masjid Jami’ Kampus Kopelma Darussalam akan terus mendukung inisiatif-inisiatif seperti ini agar kebermanfaatannya semakin luas,” ujarnya.
Memanah dan Berkuda: Menghidupkan Sunnah di Kampus
Selain kegiatan keagamaan dan sosial, Panitia Ramadhan di Kampus juga mengadakan latihan memanah dan berkuda bagi peserta Daurah Ramadhan. Kegiatan ini diadakan untuk menghidupkan kembali sunnah Rasulullah SAW, sekaligus melatih fokus, kesabaran, dan ketangkasan peserta.
Latihan berkuda ini bekerja sama dengan Dispora Aceh dan melibatkan kuda dari Pondok Pesantren An-Nur. Para peserta mendapatkan panduan dari instruktur berpengalaman mengenai teknik dasar berkuda dan memanah agar mereka dapat memahami manfaat langsung dari olahraga sunnah ini.
“Memanah dan berkuda bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari warisan Islam yang memiliki manfaat besar dalam mengasah keberanian dan kedisiplinan,” kata salah satu instruktur berkuda.
Ketua Panitia Ramadhan di Kampus (RDK USK), Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, M.T., IPU., menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter.
“Kami ingin membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, kegiatan seperti khataman, bazar, serta latihan memanah dan berkuda menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang tangguh, dan cerdas secara intelektual dan spiritual” jelasnya.
Diharapkan, kegiatan Ramadhan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk semakin mendalami Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Rumah Qur’an Darussalam Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan serupa guna memperkuat pemahaman agama di kalangan mahasiswa dan masyarakat.