USK Games 2023 Berlangsung Sukses

Kementerian Pemuda dan Olahraga BEM Universitas Syiah Kuala (USK) sukses selenggarakan USK Games 2023. Kegiatan ini berlangsung dari sejak tanggal 24-26 November, dengan dua cabor pertandingan: basket dan lari 5 k yang diikuti oleh mahasiswa kampus setempat.

Pada cabor bola basket, diikuti oleh 7 fakultas serta 8 tim yang ada di USK. Sedangkan di cabor lari 5 k, diikuti sebanyak 47 peserta dari seluruh fakultas yang ada. Dua cabor tersebut dipertandingkan di GOR Gelanggang USK dan Lapangan Tugu Kopelma Darussalam. Adapun tema yang diusung adalah: kompetisi sebagai motivasi bagi para generasi penerus yang akan mengharumkan usk melalui prestasi di bidang olahraga.

Untuk juara di bola basket, Juara 1 diraih oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Juara 2 menjadi milik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, sedangkan Juara 3 dimenangkan Fakultas Kelautan dan Perikanan.

Pertandingan lari 5k di laksanakan dengan rute mengelilingi usk dan masih di ranah lingkungan universitas Syiah Kuala yang dijaga keamanannya baik dari pengamanan jalan maupun ambulance yang disediakan oleh panitia kegiatan,

Lari 5 k putra: Juara 1 menjadi milik Hafiz Rusdi, Juara 2 Sahri Gunawan, dan Juara 3 Iqbal Hakim. Harapan 1 Mulia dan harapan 2 Chairul Umam. Selanjutnya lari 5 k kategori putri, Juara 1 Humaira Rezeki, Juara 2 Firda Humaira, Juara 3 Ersa Nabira,
Harapan 1 Nurul hidayah Alwi, dan harapan 2 Nur Aulia ulfa.

Menteri Pemuda dan Olahraga BEM USK, Muhammad Azra menyampaikan selamat kepada para pemenang dari kedua cabor tersebut, dan bagi peserta yang kalah, untuk tetap semangat dan jangan menyerah.

“USK Games 2023 adalah ajang silaturahmi dengan seluruh fakultas, dimana kegiatan ini hanya fokus untuk internal USK, yang menjunjung tinggi sportivitas,” ucap Azra.

Menurutnya, USK Games 2023 yang berlangsung selama tiga hari terbilang sukses. Hal itu ditunjukkan dengan antusiasme peserta dan animo suporter yang luar biasa. Pihaknya berharap, kedepan kegiatan serupa bisa tetap berlangsung.

“Semoga USK Games bisa terus dilaksanakan lagi, konsisten setiap tahunnya, setelah sempat vakum selama tiga tahun,” ujarnya.