Universitas Syiah Kuala kembali menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi terkait pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pada Triwulan II. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan di Ruang VIP Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 17 Juli 2024 2024).
Pada kegiatan ini turut hadir pula seluruh Wakil Rektor USK, Para Direktur Direktorat, Ketua Lembaga serta Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan USK. Rektor mengatakan, sebelumnya USK sudah melakukan monev terkait capaian kinerja ini pada Triwulan I yaitu pada bulan Mei lalu. Menurut Rektor, kegiatan evaluasi seperti ini sangatlah penting untuk mengukur dan mengevaluasi sejauh mana capaian IKU sampai saat ini.
Sejauh ini, ungkap Rektor, capaian kinerja USK masih tidak terlalu banyak berubah jika dibanding Triwulan pertama. Oleh karena itu, Rektor berharap pertemuan ini menjadi momentum bagi semua pemangku kebijakan di lingkungan kampus ini untuk meningkatkan kinerjanya, agar capaian kinerja USK tersebut dapat tercapai.
Pada kesempatan ini, Rektor juga sangat mengapresiasi beberapa fakultas yang telah berhasil meningkatkan poin IKU-nya. Misalnya untuk IKU 1 yaitu Persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang berhasil mendapatkan pekerjaan, melanjutkan studi dan menjadi wirausaha.
Untuk IKU ini, Fakultas Kedokteran Gigi berhasil menduduki peringkat pertama untuk tingkat partisipasi alumni dalam pengisian tracer study TW II yaitu dengan capaian 95,65%. Lalu disusul Fakultas Kedokteran dengan capaian 93,04%.
Rektor kemudian me-review sejauh mana sudah capaian IKU USK. Misalnya pada IKU I yaitu tentang lulusan yang mendapatkan pekerjaan yang layak. Di mana saat Triwulan II ini capaiannya sudah 54,50%.
Adapun kendala yang di hadapi untuk capaian IKU ini adalah, karena beberapa fakultas masih belum mendapatkan jumlah minimum responden. Lalu koordinasi antara prodi dengan CDC masih belum maksimal.
Oleh sebab itu, Rektor berharap capaian kinerja yang masih belum optimal tersebut dapat segera terealisasi. Untuk itulah, Rektor kembali mengingatkan untuk membangun komunikasi yang baik serta meningkatkan etos kerja agar berbagai kendala ini dapat teratasi.
“Ini kesempatan baik bagi kita semua, untuk itulah kami menilai Monev hari ini sangatlah penting untuk kita tinjau bersama-sama dan carikan solusinya,” ucap Rektor.