Universitas Syiah Kuala

USK Dorong Lahirnya Wirausahawan Muda dengan Aceh Muslim Fair

Universitas Syiah Kuala mempertegas komitmennya untuk menjadi Universitas Sosio-teknopreneur dengan mendorong lahirnya wirausahawan muda. Komitmen ini ditandai dengan digelarnya Aceh Muslim Fair (AMF) 2025 yang dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal, S.STP, M.Si, pada Rabu malam di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 17 September 2025).

Kegiatan AMF ini menampilkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mendorong iklim wirausaha khususnya di kalangan mahasiswa atau generasi muda. Adapun rangkaian kegiatannya di antaranya adalah Halal Expo UMKM, pendampingan sertifikasi halal, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, hingga layanan konsultasi gratis.

Wakil Rektor Bidang Akademik USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si mengatakan, AMF 2025 ini menegaskan posisi USK sebagai universitas yang berkomitmen menghadirkan dampak nyata. USK ingin mendorong UMKM Aceh agar lebih kompetitif, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di pasar nasional bahkan internasional.

Untuk itulah, Agussabti berharap, kegiatan AMF ini bukan hanya seremonial semata, tapi event ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat bagi mahasiswa untuk berjiwa wirausaha.

“AMF Ini sejalan dengan visi USK untuk mewujudkan sosio-teknopreneur. Jadi harapannya, alumni USK ke depan berubah mindset-nya, dari sekadar mencari kerja menjadi pencipta lapangan  kerja,” ucapnya.

Wali Kota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E mengatakan pihaknya menyambut baik terlaksananya AMF ini. Dirinya menilai, AMF bukan hanya sekedar expo tapi berperan penting untuk  memperkuat identitas Aceh sebagai serambi mekkah.

“Di sinilah kita melihat geliat UMKM, produk halal, industri kreatif islam hingga inovasi mahasiswa yang lahir dari nilai-nilai islam dan budaya Aceh,” ucapnya.

Illiza berharap AMF ini benar-benar mampu memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ekosistem ekonomi halal. Sebab secara global, Illza menilai, Kota Banda Aceh berpeluang besar untuk tampil sebagai pusat ekonomi halal. Namun ada tantangan yang harus dijawab, seperti akses pembiayaan syariah yang masih kurang, literasi keuangan yang perlu ditingkatkan dan sertifikasi halal yang masih terbatas.

Selanjutnya, Almuniza mengatakan Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi terlaksananya AMF ini. Dirinya menilai, AMF menjadi wadah penting bagi pelaku usaha baik mahasiwa atau generasi muda Aceh untuk menunjukkan karya terbaik mereka.

AMF ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, swasta, perbankan serta masyarakat  dalam mengembangkan ekosistem ekonomi halal di Aceh.

“AMF buka hanya pameran biasa, tapi sebuah ruang perjumpaan ide, kolaborasi dan jejaring bisnis berbasis kreatifitas. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi USK dan seluruh pihak yang sudah berinisiatif melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/