Universitas Syiah Kuala

UPT Perpustakaan dan E-Learning USK Raih APPeL Hijau Indonesia Awards 2026

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan dan E-Learning Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Institusi pusat sumber belajar USK ini dianugerahi penghargaan bergengsi APPeL Hijau Indonesia Awards Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Konferensi Literasi Hijau Indonesia (KLHI) ke-3 yang berlangsung di Harris Hotel & Convention Solo pada tanggal 7 Agustus 2026. Apresiasi ini diberikan atas komitmen dan kontribusi nyata UPT Perpustakaan dan E-Learning USK dalam mengembangkan konsep perpustakaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, literasi hijau, serta perannya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam transformasi UPT Perpustakaan dan E-Learning USK menuju Green Library. Perpustakaan kini tidak hanya berperan sebagai pusat sumber belajar dan informasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang aktif mendorong kesadaran lingkungan bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.

Kepala UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, Prof. Dr. Suhartono, S.Si., M.Sc., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan konsistensi seluruh sivitas perpustakaan dalam mengembangkan berbagai program inovatif berbasis keberlanjutan.

“APPeL Hijau Indonesia Awards 2026 ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran perpustakaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Ke depan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca dan belajar, tetapi juga menjadi pusat edukasi yang menginspirasi lahirnya budaya peduli lingkungan,” ujar Prof. Suhartono.

Dalam beberapa tahun terakhir, UPT Perpustakaan dan E-Learning USK telah mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis menuju Green Library. Langkah konkret yang dilakukan mencakup penguatan layanan digital dan e-learning untuk mengurangi penggunaan kertas (paperless), pengembangan koleksi digital, penerapan praktik hemat energi, pemanfaatan ruang terbuka hijau, kampanye literasi lingkungan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan edukatif yang mengangkat isu keberlanjutan.

Selain inisiatif internal, perpustakaan USK juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah, komunitas, sekolah, dan organisasi masyarakat. Sinergi ini dijalin dalam rangka mengembangkan program literasi informasi dan literasi lingkungan guna memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Prestasi ini semakin memperkuat posisi UPT Perpustakaan dan E-Learning USK sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi yang terus berinovasi dalam memberikan layanan modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“Penghargaan APPeL Hijau Indonesia Awards 2026 diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas kontribusi perpustakaan dalam mendukung terciptanya kampus hijau (Green Campus) dan berwawasan lingkungan,” tambahnya.

Langkah strategis ini selaras dengan visi jangka panjang Universitas Syiah Kuala sebagai perguruan tinggi unggul dan berorientasi pada keberlanjutan. Ke depan, Perpustakaan dan E-Learning USK akan terus mengembangkan berbagai program untuk mewujudkan perpustakaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat yang luas bagi generasi sekarang dan mendatang.