UPT Laboratorium Terpadu USK Ikuti Pelatihan Teknik Pengujian bidang Konstruksi dan Bahan Bangunan

UPT Laboratorium Terpadu Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan webinar pelatihan teknik pengujian yang dihadiri oleh seluruh personil laboratorium konstruksi dan bahan bangunan pada Rabu, 12 Juni 2024. Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman para peserta mengenai teknik pengujian material konstruksi sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI).

Rangkaian acara pelatihan teknik pengujian bidang konstruksi dan bahan bangunan dibuka secara langsung oleh Kepala UPT Lab terpadu USK, Ir. Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Er., dilanjutkan pemberian materi oleh Tri Handayani, S.T., M.Eng., seorang Pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN), sebagai pemateri utama. Dalam pelatihan ini, Tri Handayani membahas secara mendalam beberapa metode pengujian penting yang digunakan konstruksi.

Pelatihan ini diikuti oleh berbagai personil laboratorium, termasuk analis, penyelia, dan kepala laboratorium dari lingkungan USK. Mereka mendapatkan pengetahuan yang komprehensif mengenai standar pengujian material konstruksi yang terbaru, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan akurasi pengujian di laboratorium untuk ruang lingkup pengujian masing-masing.

Dalam sesi pelatihan, Tri Handayani menjelaskan secara rinci tentang SNI 1974 yang mencakup metode pengujian kuat tekan beton dengan benda uji silinder, mulai dari ruang lingkup, acuan normatif, peralatan yang digunakan, hingga prosedur uji dan perhitungan hasil. Beliau juga menekankan pentingnya kalibrasi mesin uji tekan yang harus dilakukan setiap tahun oleh lembaga yang kompeten dan terakreditasi.

Selain itu, materi tentang SNI 2052 yang membahas syarat mutu baja tulangan beton juga disampaikan dengan detail. Peserta diajak untuk memahami berbagai jenis baja tulangan, baik yang polos maupun yang bersirip/ulir, serta sifat tampak, bentuk, ukuran, dan toleransi yang harus dipenuhi.

Tidak kalah penting, SNI 8389 yang menguraikan cara uji tarik baja dan SNI 0410 tentang cara uji lengkung juga dibahas secara mendalam. Peserta diberikan pemahaman tentang ruang lingkup, acuan normatif, peralatan, dan prosedur uji yang harus diikuti untuk memastikan hasil pengujian yang akurat dan sesuai standar.

Webinar ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada pemateri, sehingga memperkaya wawasan dan pemahaman mereka tentang teknik pengujian yang sesuai dengan standar nasional. Diskusi interaktif ini diharapkan dapat membantu para personil laboratorium dalam mengatasi berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam pengujian material konstruksi.

Dengan terselenggaranya webinar ini, UPT Laboratorium Terpadu USK berharap dapat terus mendukung peningkatan kompetensi personil laboratorium dalam melakukan pengujian material konstruksi, serta memastikan bahwa hasil pengujian yang dilakukan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.