Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar training technopreneurship bagi mahasiswanya pada Rabu (16/9). Acara yang diorganisir oleh Project Implentation Unit-Proyek 7 in 1 (PIU 7 in 1) Unsyiah ini berlangsung di Aula FKIP Unsyiah, dan diikuti sekitar 250 peserta. Acara yang akan berlangsung selama dua hari ini dibuka langsung oleh Pembantu Rektor II Unsyiah, Prof. Dr. Husni Djalil, S.H., M.Hum.
Dalam sambutannya, Prof. Husni mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif. Sebab menurutnya, sudah saatnya mahasiswa sekarang berorientasi bukan lagi untuk menjadi seorang PNS, tapi menjadi seorang entrepreneurship. Apalagi kuota PNS di Aceh hanya sekitar 200 orang, sementara Unsyiah meluluskan lebih dari 5.000 diploma, sarjana, atau pascasarjana setiap tahun. Sehingga persaingan untuk menjadi PNS menjadi sangat ketat. “Jadi, sudah waktunya kita berdikari menjadi seorang entrepreneurship,” terangnya.
Oleh karena itu, Prof. Husni mengingatkan agar para peserta yang hadir untuk mengikuti acara ini secara bersungguh-sungguh. Ilmu serta informasi penting yang bisa didapat dari pelatihan ini bisa menjadi dasar awal untuk membangkitkan semangat technopreneurship di kalangan mahasiswa. Selain pelatihan kewirausahaan, Unsyiah juga telah mengenalkan konsep wirausaha ini dalam mata kuliah di setiap program studi.
Hal senada juga disampaikan Kepala PIU 7 in 1 Unsyiah, Dr. Tarmizi, M.Sc. Ia mengatakan, bahwa tujuan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun ini memang untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship. “Jadi semangat ini memang harus ditumbuhkan sejak awal,” ujar Dr. Tarmizi.
Pelatihan teknopreneurship ini mengambil tema “Membangkitkan Potensi Entrepreneuer dan Bibit Wirausaha Kampus Unsyiah dalam Membangun Kemandirian Ekonomi”. Untuk itulah, para pemateri yang mengisi acara ini adalah orang-orang yang sudah berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Drs. Dindin Sjafrudin, MM, Dra. Ratna Juita, MM (Senior Trainer ICMI Pusat). Dr. Iskandar Madjid, SE. (Direktur UKM Center Unsyiah). Hijrah Saputra (Pengusaha Kreatif Aceh) dan Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Aceh. (ib)