Humas Unsyiah – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mulai mempererat kerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerjasama tersebut terkait risk management and froud control plan sebagai strategi pencegahan korupsi. Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dan Deputi Kepala BPKP Bidang Polhukam dan PMK Dr. Binsar H. Simanjuntak, Ak, MBA, CMA, CFrA, CA di Balai Senat Unsyiah, Senin (25/4).
“Kerjasama yang dibangun antara Unsyiah dan BPKP adalah kerjasama timbal balik dalam peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan, peningkatan kompetensi kapasitas SDM, maupun dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Binsar H. Simanjuntak.
Binsar menambahkan, perubahan Unsyiah menuju PTN sebagai Badan Layanan Umum (BLU) mendatangkan dua tantangan utama yaitu, menjalankan fungsi otonomi perguruan tinggi dan mewujudkan nilai-nilai good university governence. BPKP telah menjalin banyak kerjasama dengan berbagai universitas agar tantangan tersebut dapat diatasi dengan baik. Banyak universitas yang terjebak dengan kasus karena ketidaktahuan. Jadi kita berharap melalui kerjasama ini hal tersebut tidak terjadi pada Unsyiah.
Sementara itu Rektor Unsyiah menyambut baik kerjasama ini. Rektor menjelaskan, saat ini Unsyiah memiliki potensi besar menjadi World Class University. Unsyiah memiliki lebih dari 400 doktor dan 48 guru besar. Oleh karena itu, Rektor berharap kerjasama ini bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang baik serta memperkuat program akademik yang ada di Unsyiah.
“Tahun ini kita juga ingin seluruh biro di Unsyiah meraih ISO. Selanjutnya diikuti oleh lembaga dan fakultas yang ada di Unsyiah. Begitu juga dengan SOP, sehingga nanti tidak ada lagi mahasiswa yang memprotes, karena SOP-nya sudah jelas,” jelas Rektor.
Dalam kesempatan tersebut Deputi BPKP juga turut memberikan kuliah umum. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor II dan IV, Kepala Biro, Kepala UPT Unsyiah, dekan, serta Kepala BPKP Aceh dan segenap jajarannya. (ibn)