
Humas– Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) kembali memberikan penghargaan kepada enam mahasiswa berprestasi (mapres) program sarjana dan diploma tingkat universitas tahun 2016. Mereka yang terpilih sebagai mapres program sarjana adalah Sarah Nabila Yasmin (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) yang meraih peringkat I, Muhammad Iqhramullah (FMIPA) di peringkat II, dan Ali Akbar Rafsanjani (Fakultas Kelautan dan Perikananan) di peringkat III. Sedangkan mapres dari program diploma adalah Muhammad Firdaus (Fakultas Ekonomi Bisnis) meraih peringkat I, Rizky Sucipto (Fakultas Teknik) di peringkat II, dan Rauzatul Jannah (Fakultas Pertanian) di peringkat III, Selasa (17/5).
Mereka yang terpilih ini telah mengikuti seleksi universitas yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Unsyiah pada 10 Mei lalu. Tercatat ada 12 fakultas program sarjana dan 4 fakultas program diploma yang mengikuti seleksi ini. Penilaian dilakukan oleh dosen Unsyiah yang ditekankan pada karya tulis ilmiah, bahasa Inggris, dan kemampuan prestasi yang diunggulkan.
Penetapan pemenang dan pemberian penghargaan kepada mapres tersebut berdasarkan surat keputusan Rektor Unsyiah Nomor 953 Tahun 2016. Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan, para peraih prestasi tersebut diberikan piagam dan penghargaan.
“Kepada pemenang mapres peringkat I, II, dan III diberi penghargaan berupa uang masing-masing sebesar 2 juta rupiah bagi peringkat I. Peringkat II mendapat uang sebanyak 1,5 juta rupiah, dan 1 juta rupiah bagi peringkat III,” sebutnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dr Ir. Alfiansyah Yulianur BC berharap mahasiswa yang terpilih ini bisa mempersiapkan diri untuk melaju ke tahap nasional. Kalau mereka mampu menembus dan lolos ke level nasional, maka ini menunjukkan Unsyiah yang sudah berakreditasi A mampu berprestasi di segala lini.
“Pemilihan mapres merupakan program nasional yang dipertandingkan setiap tahunnya. Pemilihan ini diawali mulai jenjang jurusan, fakultas, universitas, hingga nasional. Mereka yang terpilih ke tingkat nasional, nantinya terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat perguruan tinggi wilayah Aceh,” ujar Warek III Unsyiah.(fht)