TDMRC USK Gelar Kuliah Umum Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi

Pusat Riset Kebencanaan Universitas Syiah Kuala atau Tsunami Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) menggelar kuliah umum dengan tema “Sumber Gempa Bumi Indonesia dan Sistem Peringatan Dini”.

Kuliah umum tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU  di Gedung TDMRC USK. (Banda Aceh, 15 Juni 2023).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. rer. nat. Muzli, M.Sc selaku Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, BMKG Jakarta. Dan Haekal Haridhi, M.Sc, PhD selaku Ketua Divisi Pengembangan Pelatihan Kebencanaan TDMRC USK.

Muzli, dalam presentasinya menjelaskan materi tentang Sistem Peringatan Dini yang dilakukan oleh pihak BMKG selama ini. Dirinya juga menyampaikan fungsi BMKG yang salah satunya adalah untuk perumusan kebijakan nasional dari kebijakan umum di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika pelaksana pembinaan dan pengendalian intrumentasi, kalibrasi dan jaringan komunikasi di bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika.

“Jika terjadi gempa pihak BMKG harus merelease informasi apakah gempa tersebut menyebabkan atau berpotensi tsunami apa tidak,” ucapnya.

Di akhir materi Muzli menyampaikan beberapa kesimpulan tentang tugas BMKG yaitu melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, kualitas udara dan geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya, Haekal pada sesinya menjelaskan materi tentang sumber gempa bumi indonesia dan sistem peringatan dini. Dirinya juga meenyampaikan mengenai upaya mitigasi potensi bahaya gempa bumi yang terdiri dari gempa dangkal sudah banyak penelitian yang dilaksanakan, namun gempa dalam sangat sedikit.  Lalu gempa dalam juga sangat berpotensi untuk menghasilkan kerusakan

“Untuk mendeteksi terjadinya longsor disuatu daerah jika semakin jauh jarak, maka energi akan semakin rendah,” ucapnya.

Kepala TDMRC USK Prof. Dr. Syamsidik, ST., M.Sc mengatakan,  kuliah umum ini turut menghadirkan beberapa mahasiswa dari Teknik Geologi dan Teknik Geofisika USK dan beberapa rekan dari kantor BMKG di Banda Aceh.

Setelah kuliah umum berakhir, rekan dari kantor BMKG diajak berkeliling untuk melihat fasilitas-fasilitas yang ada di TDMRC. Seperti Ruang Observasi sebagai riset real-time earthquake untuk mendeteksi lokasi terjadinya gempa, fasilitas Shaking Table yang memiliki salah satu fungsi untuk mensimulasikan specimen struktur bangunan dan fasilitas Flume yang memiliki salah satu fungsi untuk pemodelan tsunami.

Leave a Reply