Tanggulangi Stunting, Tim USK-Kemenkes RI Koordinasi denga Para Bupati di Aceh

Tim Kerjasama Universitas Syiah Kuala dan Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan telah melakukan audiensi dengan Bupati Bireuen, Bupati Aceh Utara, Bupati Aceh Tamiang, dan Bupati Gayo Lues guna menyampaikan rekomendasi Kemenkes dalam upaya penurunan stunting di masa pandemi. Ketua tim Kerjasama Dr. dr. M. Yani, M.Kes, PKK, SpKKLP menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting tetap merupakan agenda prioritas kontigensi antar kementerian, sehingga meskipun ada pandemi, upaya-upaya intervensi spesifik dan sensitif tetap harus dilaksanakan dan dipahami oleh seluruh elemen pemerintah kabupaten/kota.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bireuen DR. H. Muzakkar A.Gani, S.H, M.Si menyampaikan terimakasih atas kepedulian Universitas Syiah Kuala dan Kementerian Kesehatan atas terlaksananya program percepatan penanggulangan stunting di daerah, serta siap mengkoordinir jajarannya untuk mencapai penurunan angka stunting sesuai amanat Presiden Republik Indonesia, serta terus berinovasi dalam penguatan gizi masyarakat terutama remaja putri, balita dan ibu hamil.  Di lain pihak.

Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib juga menyampaikan agar seluruh OPD yang terlibat untuk terus memberikan komitmen dan berdaya dalam upaya menyukseskan program dari Kementrian Kesehatan ini karena kemajuan daerah akan ditentukan oleh kualitas generasi yang akan datang, bukan hanya bergantung pada kualitas generasi sekarang. Dalam sambutannya, Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru M.S.P mendorong kerjasama dan pendampingan yang lebih menyeluruh dari USK, yang memiliki akademisi dan pemikir, sehingga kendala-kendala yang ada didaerah lebih mudah kita cari jalan keluarnya.

Dalam program penanggulangan stunting ini Direktorat Promosi Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menjalankan dua kegiatan di daerah lokus stunting, yaitu Orientasi Kader Posyandu dan penguatan Komunikasi Antar Personal (KAP) dengan menggandeng beberapa Perguruan Tinggi termasuk Universitas SyIah Kuala. 

Tim USK yang dimpimpin oleh Dr. dr. M. Yani, M.Kes, PKK, SpKKLP ini mendatangi langsung empat kabupaten, yaitu Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang dan Gayo Lues. Dalam kegiatan lapangan ini dr, Yani didampingi oleh beberapa akademisi yang terdiri dari dr. Ichsan, M.Sc.,SpKKLP, dr. RM Agung Kusuma Atmaja, M.Biomed, dr. Iflan Naufal, M.ScIH, SpGK, dr. Hendra Kurniawan, M.Sc.,SpP, dr. teuku Renaldi, M.Si dan dua staf pendukung. Direncanakan minggu depan tim USK akan mengunjungi Kota Subulussalam untuk program yang sama.

Ditambahkan dr. Yani, bahwa ke depannya tim dari USK akan membantu daerah prioritas stunting dengan melaksankan pelatihan dan peningkatkan kapasitas kader posyandu, serta melatih elemen desa diantaranya perangkat desa, kader posyandu, dan kader pembangunan manusia dalam kemampuan berkomunikasi antar pribadi yang penting dalam upaya pencegahan dan edukasi masyarakat. 

Tim juga akan mendorong terlaksananya kegiatan posyandu di desa lokus dengan menerapkan adaptasi kebiasaan hidup baru di era pandemic ini. Diharapkan melalui posyandu yang aktif dan efektif, pemantauan terhadap ibu hamil dan pertumbuhan balita dapat dilakukan dengan lebif fokus dan berkesinambungan. 

“Walaupun di tengah situasi pandemi covid-19 yang sedang kita alami ini, perhatian kita dalam menjaga generasi yang terbebas dari ancaman stunting akan terus kita tingkatkan. Universitas Syiah Kuala akan terus berupaya secara optimal untuk mendukung program Kementrian Kesehatan RI dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh,” ucap dr. Yani.

Dalam kesempatan lain Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, SpPD-KGH menyampaikan bahwa institusinya akan selelu ikut serta dalam melayani masyarakat dan mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Aceh.

“Dengan dukungan penuh dari bapak Rektor, FK-USK akan terus memperkuat Kerjasama dengan kementrian Kesehatan diberbagai bidang termasuk dalam percepatan penanggulangan stunting ini,” kata Dekan FK USK.

Leave a Reply