Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) resmi mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan kedokteran di Aceh. Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Radiologi FK USK meluluskan dua dokter spesialis radiologi perdana, pada prosesi Yudisium Universitas Syiah Kuala yang digelar di Auditorium AAC Dayan Dawood, Selasa, 11 Februari 2026.
Lulusan tersebut adalah dr. Raudhatul Jannah, Sp.Rad dan dr. Denny Andrea, Sp.Rad. Keduanya tidak hanya lulus sebagai pelopor, tetapi juga berhasil meraih predikat Cumlaude. Capaian akademik ini menjadi bukti nyata keunggulan prodi yang baru berdiri sejak tahun 2022 tersebut dalam mencetak tenaga medis berkualitas tinggi.
Prosesi yudisium di tingkat universitas dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, sementara prosesi di tingkat fakultas dipimpin oleh Dekan FK USK, Dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT. Momentum ini menandai kesiapan Aceh dalam menyelenggarakan pendidikan spesialis secara mandiri.
Ketua Program Studi Radiologi FK USK, Prof. Dr. dr. Iskandar Zakaria, Sp.Rad, Subsp. RI (K), menyatakan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kematangan sistem pendidikan di Prodi Radiologi FK USK yang bekerja sama dengan RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA).
“Kelulusan perdana ini membuktikan bahwa kami mampu mendidik PPDS secara optimal dan memenuhi standar kompetensi ketat yang ditetapkan oleh Kolegium Radiologi Indonesia,” kata Prof. Iskandar.
Senada dengan itu, Sekretaris Departemen Radiologi FK USK, dr. Teuku Muhammad Yus, Sp.Rad, menjelaskan tantangan dalam mencetak spesialis di bidang ini. Menurutnya, radiologi adalah disiplin ilmu yang sangat bergantung pada kompleksitas teknologi pencitraan medis (medical imaging) yang terus berevolusi.
“Radiologi membutuhkan sistem pendidikan terstruktur dan dukungan modalitas teknologi yang canggih. Alhamdulillah, dengan dukungan institusi dan kerja sama tim yang solid, kita telah mampu melahirkan lulusan perdana yang siap mengabdi,” ungkapnya.
Untuk menjamin kualitas lulusan agar setara dengan standar nasional, para peserta didik di prodi ini juga menjalani rotasi pendidikan intensif selama lima bulan di FK Universitas Indonesia/RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, serta berbagai rumah sakit jejaring lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kompetensi klinis dan penguasaan subspesialistik.
Saat ini, Prodi Radiologi FK USK tengah mendidik 28 peserta didik aktif. Kehadiran para lulusan baru ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam memenuhi kebutuhan dokter spesialis radiologi di berbagai rumah sakit daerah di Aceh yang selama ini masih sangat terbatas. Dengan penguatan layanan diagnostik berbasis pencitraan medis, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh dapat meningkat secara signifikan.