Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (RA USK) memaparkan capaian kinerja dan program strategis dalam audiensi bersama Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A. Pertemuan ini menegaskan peran RA USK sebagai lembaga filantropi kampus yang telah berkembang menjadi kekuatan sosial dengan dampak nyata bagi masyarakat.
Sepanjang periode 2021–2025, RA USK berhasil menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp 24,25 miliar kepada 15.328 penerima manfaat. Angka ini mencerminkan transformasi RA USK dari unit sosial kampus menjadi lembaga filantropi yang kredibel di tingkat nasional.
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, menyampaikan dukungan penuh atas capaian tersebut. “Rumah Amal USK telah membuktikan bahwa potensi filantropi Islam yang dikelola secara profesional di dalam ekosistem kampus mampu melahirkan solusi nyata bagi persoalan kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan di Aceh. Kami berkomitmen penuh untuk mengawal dan memperluas gerakan mulia ini agar manfaatnya semakin meluas dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (19/5).
Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
RA USK menyalurkan dana pendidikan sebesar Rp 11,30 miliar yang telah membantu 6.641 pelajar dan mahasiswa melalui berbagai skema beasiswa, termasuk bantuan UKT dan program pembinaan penghafal Al-Qur’an. Rektor menilai sistem seleksi enam tahap yang diterapkan RA USK sebagai standar tinggi dalam menjaga amanah muzakki dan donatur.

“Pendidikan adalah pemutus mata rantai kemiskinan yang paling efektif. Rumah Amal adalah jawaban atas tantangan tersebut, dan kami akan memastikan sinergi antara kebijakan universitas dan program kerja Rumah Amal berjalan seiring sejalan,” tegasnya.
Kontribusi pada SDGs dan Pasca-Bencana
Selain pendidikan, RA USK juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya akses air bersih dan sanitasi (SDG 6) di daerah terdampak banjir. Program pengadaan sumur bor dan instalasi filter air dilakukan dengan kajian akademisi lintas disiplin di USK.
“Rumah Amal harus terus memanfaatkan keunggulan akademik kampus agar setiap program benar-benar terukur dan tepat sasaran,” tambah Rektor.
Sinergi Global dan Multisektor
RA USK juga memperkuat kemitraan dengan lembaga keuangan seperti BSI dan Maybank, serta kolaborasi internasional dengan IMAAM. Dukungan penuh rektorat diharapkan membawa RA USK menjadi model nasional pengelolaan masjid kampus yang profesional dan berdampak luas.
“Universitas Syiah Kuala tidak hanya hadir untuk mencetak sarjana, tetapi juga hadir sebagai episentrum kemanusiaan yang mengangkat martabat umat. Bersama Rumah Amal, kita melangkah menuju kehidupan yang lebih layak, sejahtera, dan berkelanjutan untuk semua,” pungkas Prof. Mirza Tabrani.