.jpg)
Rumah Amal Masjid Jamik Unsyiah menggelar kuliah zakat yang berlangsung di ruang seminar UPT Perpustakaan Unsyiah. Kegiatan ini diikuti oleh civitas Unsyiah dan masyarakat umum yang akan berlangsung selama sepuluh pertemuan.
Dalam sambutannya, pimpinan Rumah Amal Masjid Jamik Unsyiah, Dr. Rer. Pol. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc, Jumat (16/3) mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi civitas Unsyiah dan masyarakat umum tentang permasalahan zakat terutama zakat kontemporer. Direncanakan kegiatan ini akan berlangsung hingga pertengahan bulan April nanti.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran tentang zakat sekaligus memahami tata kelola penyalurannya. Sebab menurut Heru, tata kelola zakat yang baik dapat membantu menurutkan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Terlebih lagi kemiskinan merupakan permasalahan terbesar di Indonesia tak terkecuali di Aceh.
“Penyaluran zakat dengan sistem pemberdayaan masyarakat telah terbukti menurunkan angka kemiskinan masyarakat di beberapa daerah,” ujar Heru.
Ia menambahkan, Unsyiah sebagai perguruan tinggi terbesar di Aceh juga terus berupaya mengedukasi masyarakat agar tercipta perencanaan dan pengelola zakat yang lebih baik. Salah satunya dengan mendirikan Rumah Amal Masjid Jamik yang berperan mengelola dana zakat, infaq, shadaqah, hingga wakaf dari lingkungan Unsyiah.
“Kehadiran lembaga ini untuk merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasi pengumpulan, pendistribusian, hingga pendayagunaan dana dari lingkungan Unsyiah.”
Kuliah zakat ini nantinya menghadirkan pemateri yang ahli di bidang zakat serta akademisi professional, seperti Dr. Fauzi Saleh, MA, Dr. Analiansyah, M.Ag, Dr. Armiadi Musa, MA, Dr. Hafas Furqani, M.Ec, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, Dr.Muhammad Yasir Yusuf, MA, Dr. Ridwan Nurdin,MCL, Dr. Husni Mubarak Lc.,MA. Heru juga mengajak agar seluruh civitas akademika untuk ikut serta dalam kegiatan ini []