Rektor USK Resmikan Lounge FH

Rektor USK Resmikan Lounge FH
Rektor USK Resmikan Lounge FH

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK),  Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU., ASEAN.Eng meresmikan Lounge Fakultas Hukum (FH). Peresmian tersebut ditandai dengan potong pita. (Banda Aceh, 20 September 2021)

Peresmian tersebut, turut disaksikan para Wakil Rektor, Dekan FH, Ketua IKA USK, Ketua Ikakum FH, para dekan dari beberapa fakultas, dan sejumlah tamu undangan. Dalam sambutannya, Dekan FH USK, Dr. M. Gaussyah, S.H., M.H, memberikan apresiasi atas kontribusi semua pihak.

“Faculty of Law Lounge ada berkat kontribusi semua pihak, terutama para alumni. Di awal dulu, ketika hendak menjadi dekan, saya pernah menyampaikan, bahwa akan membuat tempat yang bisa digunakan untuk silaturahhmi,” kata M Gaussyah.

Dengan ada dan sudah diresmikan Lounge tersebut, Dekan FH berharah bisa menjadi tempat yang nyaman untuk silaturhami bagi alumni. Saat ini, sejumlah fasilitas sudah disediakan seperti, sofa scandinavian, TV LED, mesin coffee, microwafe, PVC huruf, mini bar, sofa bundar, coffee table, dan sebagainya.

“Munculnya Lounge ini, setelah kami sampaikan ke alumni sekitar seminggu yang lalu. Dari dana yang dibutuhkan Rp 78 juta, di luar dugaan alhamdulillah terkumpul lebih dari Rp 100 juta. Untuk asetnya, kita sudah siapkan untuk penyerahan ke universitas,” jelas Dekan FH.

Sementara itu,  Rektor USK bersyukur dengan adanya Lounge di FH USK. Ia berharap, tempat yang nyaman itu, dapat melahirkan banyak ide untuk perkembangan USK yang lebih pesat, terutama dari para alumni.

“Dengan mengucapkan bismillah, Faculty of Law Lounge saya resmikan. Saya berharap, ke depan FH berlevel internasional, adanya banyak mahasiswa luar negeri dari negara manapun, belajar hukum di FH USK,” ucap Prof Samsul Rizal.

Lebih jauh, Rektor menyampaikan, ia ingin mindset sivitas akademika USK berpikir, bagaimana menjadi universitas yang melayani. “Core bisnis kita melayani. Tanpa mahasiswa, kita tak ada apa-apanya. Makanya, semua kita harus bergerak, tidak boleh statis, karena dunia ini dinamis, jika tidak maka kita akan menjadi manusia yang merugi” pungkasnya.

Leave a Reply