Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, didampingi Prof. Dr. Hizir (Direktur Sekolah Pascasarjana) dan Prof. Dr. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc. (Penasehat Khusus Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Inovasi), melakukan kunjungan resmi ke World Expo 2025 di Yumeshima, Osaka, Jepang, pada 17–18 September 2025.
Kunjungan ini dilaksanakan atas undangan khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas yang menjadi host Paviliun Indonesia di ajang internasional bergengsi tersebut.
World Expo 2025, yang berlangsung sejak 13 April hingga 13 Oktober 2025, diikuti oleh 161 negara dengan tema besar “Designing Future Society for Our Lives”. Expo ini menjadi wadah kolaborasi global untuk memperkuat diplomasi ekonomi, budaya, dan inovasi dalam menjawab tantangan masa depan.
Paviliun Indonesia tampil memukau dengan tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future” yang merepresentasikan semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui arsitektur berbentuk kapal—simbol warisan maritim nusantara sekaligus visi Indonesia sebagai bangsa maju dan berkelanjutan. Paviliun ini juga mengedepankan prinsip sustainability, mulai dari pemilihan material ramah lingkungan, teknologi hemat energi, hingga integrasi vegetasi tropis dan ventilasi alami.
Hingga pertengahan September, Paviliun Indonesia telah mencatat lebih dari 2,9 juta pengunjung, menjadikannya paviliun ketiga dengan jumlah pengunjung terbanyak di World Expo 2025. Para pengunjung disuguhkan beragam pengalaman, mulai dari mini hutan tropis dengan karya seni fauna endemik, pertunjukan seni budaya seperti tari Jaipong dan Pencak Silat, pameran fotografi Wajah Nusantara, sajian kuliner khas nusantara, forum bisnis internasional, hingga teater visual kolaboratif karya Garin Nugroho dan Titimangsa.

Maskot unik bernama TUMTUM, yang terdiri dari Tumala (alam), Tumbaya (budaya), dan Tumasa (harapan masa depan), juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya anak-anak dan keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Rektor USK menyampaikan apresiasi atas kiprah Paviliun Indonesia sebagai representasi kekayaan budaya dan potensi inovasi bangsa.
“pentingnya peran akademisi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi lintas sektor dan jejaring internasional”ungkap Prof. Marwan
Kehadiran Prof. Dr. Ir. M. Aman Wirakartakusumah, M.Sc. turut mempertegas pesan bahwa pembangunan berkelanjutan dan inovasi berbasis kearifan lokal merupakan fondasi penting bagi masa depan Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global.
Selain menghadiri World Expo, Rektor USK juga melakukan courtesy visit ke tiga universitas terkemuka di Jepang, yaitu Universitas Kobe, Universitas Kyoto, dan Universitas Osaka. Pertemuan tersebut bertujuan mempererat kerja sama akademik, membuka peluang riset kolaboratif, program pertukaran mahasiswa, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Kunjungan delegasi USK ke Jepang ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring global universitas, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi Indonesia dalam diplomasi budaya, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan di tingkat internasional.