
Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Dr. H. Kasiyarno, M.Hum, beserta jajarannya mengunjungi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam rangka mempelajari kiat-kiat Unsyiah memperoleh akreditasi A. Kunjungan tersebut disambut oleh Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng di Balai Senat Unsyiah, Senin (25/7).
Rektor Unsyiah dalam sambutannya menyampaikan, Unsyiah telah merancang rencana strategis (renstra) untuk menjadi universitas unggulan. Periode 2012-2017 Unsyiah memusatkan perhatian pada sektor penguatan pelayanan. Selanjutnya, pada tahun 2017-2021 Unsyiah sudah bergerak menuju daya saing regional. Setelah itu, periode 2021-2026 Unsyiah menargetkan untuk bersaing di tingkat internasional.
“Upaya itu tentunya harus sejalan dengan arah kebijakan. Jadi, seiring dengan target itu Unsyiah memiliki arah kebijakan berupa layanan prima untuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Kemudian akan memperkuat basis menuju daya saing regional,” jelasnya.
Menurut Prof Samsul, yang ditanamkan bagi seluruh dosen dan pegawai untuk meraih akreditasi yaitu dengan tekad keikhlasan, kejujuran, dan kebersamaan. Ketiga pilar itu menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar Unsyiah.
“Kami membangun sebuah kekompakan. Mulai dari mahasiswa, pegawai, dosen, sampai pihak rektorat. Semuanya mempunyai mimpi yang sama yakni mendapat akreditasi A. Beberapa terobosan yang dilakukan Unsyiah selama ini antaranya adalah perpustakaan berbasis digital, perluasan akses IT, peningkatan untuk mendukung program studi baru, serta kebersihan dan kenyamanan lingkungan,” sebut Rektor Unsyiah.
Ia menegaskan, Unsyiah adalah satu-satunya kampus yang berstatus satuan kerja (Satker) yang berhasil memperoleh akreditasi A di luar Pulau Jawa. Selebihnya berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan Badan Hukum Pendidikan (BHP). Namun, dengan prestasi akreditasi A Unsyiah kini sudah mendapatkan lampu hijau dari Menteri Ristekdikti untuk menuju ke status BHP.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsyiah, Dr. Hizir menambahkan, sebelum proses penilaian akreditasi, kami yakin semua pihak termasuk seluruh masyarakat Aceh ingin melihat bahwa Unsyiah mendapat akreditasi A. Semangat itu menjadi motivasi bagi tim Unsyiah untuk mewujudkan keinginan dari semua pihak itu.
Sementara itu, Rektor UAD memberi apresiasi kepada Unsyiah yang berhasil meloncat dari akreditasi C menjadi A. Keberhasilan tersebut mendorong tim UAD untuk belajar akreditasi ke Unsyiah. Di samping itu, Dikti juga sudah memberi sinyal kepada UAD untuk dapat mengikuti jejak Unsyiah dalam akreditasi.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah, Dr. Syahrun Nur S.Si, M.Si juga menguraikan berbagai langkah-langkah Unsyiah menuju akreditasi A. Hadir pula dalam pertemuan tersebut, para wakil rektor, dekan, ketua lembaga, kepala biro, dosen, dan pegawai Unsyiah.
Editor: Reza Fahlevi