Ragam tarian nusantara yang ditampilkan oleh berbagai mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 4, berhasil memeriahkan Festival Budaya PMM 4 di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 1 Juni 2024).
Pada PMM 4 kali ini USK menerima sebanyak 230 mahasiswa inbound yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Untuk itulah, pada pergelaran Festival Budaya ini menjadi momentum bagi mereka untuk mengenalkan lebih budaya daerahnya masing-masing.
Ragam tarian daerah ini pun berhasil menarik perhatian ratusan hadirin yang memenuhi Hall AAC Dayan Dawood. Selanjutnya, para mahasiswa PMM ini menampilkan tarian Ratoh Jaroe yang merupakan tarian khas Aceh. Suasana penuh keberagaman namun berpadu dengan semangat persatuan begitu terasa dalam kegiatan ini.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si yang turut hadir menyaksikan penampilan mereka pada Fastival Budaya ini, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian yang mereka tampilkan.
Menurut Agussabti, PMM adalah kegiatan yang sangat baik untuk mengubah mindset mahasiswa sehingga mereka dapat memahami dengan baik terkait keberagaman. Sebab melalui interaksi antar budaya seperti ini, mahasiswa bisa lebih saling mengenal.
“Pada akhirnya, akan muncul semangat nasionalisme. Sebab mereka menyadari betapa kayaknya budaya Indonesia ini,” ucap Agussabti.
Dirinya juga menilai, salah satu manfaat penting dari program PMM adalah bagaimana program PMM ini mampu meningkatkan kapasitas individual menjadi kapasitas kolektif. Mengingat kompetensi seperti ini sangatlah berarti untuk mendukung masa depan. Sementara itu, banyak orang yang punya kapasitas individual, tapi gagal dalam kapasitas kolektif.
“Karena itulah, kalian patut bersyukur sebab program PMM ini mampu meng-upgrade kapasitas kolektif kalian. Ini adalah kompetensi yang paling dibutuhkan jika ingin sukses di manapun kita berada,” ucapnya.