Universitas Syiah Kuala

Pulihkan Kesehatan Pascabencana, FKG USK Gelar BKGN 2025 di Aceh Tamiang

Meskipun banjir di Kabupaten Aceh Tamiang telah surut, dampak bencana alam masih dirasakan oleh masyarakat setempat. Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap pemulihan kesehatan warga, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan rangkaian kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025.

Kegiatan BKGN ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Desember 2025, dengan memfokuskan pelayanan pada wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang.

Dekan FKG USK, Prof. Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG menyatakan bahwa Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi utama BKGN 2025 mengingat kondisi warga yang masih membutuhkan dukungan layanan kesehatan pascabencana.

Rangkaian kegiatan diawali pada hari pertama, Kamis (25/12/2025), dengan fokus utama pada pelayanan pengobatan gigi dan mulut. Layanan ini dilaksanakan di poli gigi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, mencakup penambalan, pencabutan, dan pembersihan karang gigi.

“Pelayanan kesehatan gigi dan mulut ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemulihan layanan kesehatan di daerah tersebut,” ujar Prof. Cut Soraya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Muda Sedia menyampaikan apresiasi tinggi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi serta kontribusi aktif dari FKG USK untuk masyarakat Tamiang.

Selain layanan medis, Tim FKG USK juga melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut melalui program “Kampung Kesehatan”.

Penyuluhan ini bertujuan krusial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Upaya edukasi ini menjadi sangat penting terutama dalam kondisi pascabencana, dimana warga masih dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan akses terhadap layanan kesehatan.

Pada rangkaian kegiatan ini, Tim FKG USK juga memberikan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat di wilayah Sekumur dan Babo yang menjadi korban terdampak bencana banjir paling parah.

Prof.  Cut Soraya berharap, melalui pelaksanaan BKGN 2025 di Aceh Tamiang, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan kesehatan pascabencana.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian FKG USK dengan melibatkan seluruh civitas akademika, termasuk dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan, dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang,” tutup Dekan FKG USK tersebut.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://ayomaintotosuper.com/ https://wajibtotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/