Program Magister Pengelolaan Lingkungan (MPL) yang berada di bawah naungan Sekolah Pascasarjana USK berhasil memiliki sejumlah mahasiswa internasional dari berbagai program beasiswa.Prestasi ini menunjukkan komitmen MPL dalam mewujudkan visinya sebagai program studi terkemuka di tingkat global.
Ketua Program Studi MPL Prof. Dr. Ichwana, ST., MP menjelaskan, sejak didirikan pada tahun 2017, MPL terus memperluas jaringannya dengan menjalin kerja sama internasional. Beberapa universitas dunia yang menjadi mitra MPL antara lain Universiti Malaya, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Pulau Pinang, Universiti Sains Malaysia (USM), Rhode Island University, dan Universitas Minnesota.
“Kerja sama ini meliputi pertukaran pelajar, penelitian bersama, dan program akademis lainnya yang memperkaya pengalaman mahasiswa,” ucapnya.
Melalui program beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Prodi MPL mendapatkan 5 Pelamar yang lulus hanya dua mahasiswa internasional dari Tanzania dan Botswana dari hasil seleksi tanggal 20-23 Mei 2025. Selain itu, seorang mahasiswa dari Tanzania juga berhasil lulus 1 melalui program TIAS (The Indonesian AID Scholarship) dari 3 pelamar. Ketiga lulusan ini menunjukkan kualitas pendidikan yang setara dengan standar internasional.
Dua mahasiswa dari program KNB saat ini sedang berada di Indonesia untuk mengikuti program pembelajaran Bahasa Indonesia. Sementara itu, seorang mahasiswa dari program TIAS direncanakan akan tiba di Universitas Syiah Kuala (USK) pada Oktober mendatang.

Dua mahasiswa yang merupakan awardee KNB tahun 2025 yaitu Abotle Ronald Ralekwalo dari Botswana dan Suzan Joseph Misinzo dari Tanzania telah tiba di Banda Aceh sejak 26 Agustus 2025. Kedua mahasiswa ini terdaftar sebagai mahasiswa magister pada prodi Pengelolaan Lingkungan Universitas Syiah Kuala.
Untuk mahasiswa KNB ini mereka akan menempuh program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) selama 2 semester (1 tahun) sebelum melanjutkan studi magister di semester ganjil tahun 2026. Mereka mengikuti kelas BIPA dari hari Senin-Jumat jam 09.00-12.30 di bawah koordinasi Kantor Urusan Internasional (KUI).
Selama mahasiswa mengikuti perkuliahan BIPA, dari pihak prodi Pengelolaan Lingkungan akan mengikutsertakan mereka di berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh prodi dengan harapan mereka akan terbiasa dengan atmosfir akademik di Universitas Syiah Kuala.
Pada hari rabu 10 September 2025, seluaruh mahasiswa asing di USK mengikuti Student Orientation dibuka oleh Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran Prof. Dr. Ir. Nasaruddin, S.T., M.Eng yang juga ikut memberikan materi dari Kepala UPT Asrama, UP3AI, BEM USK, UPT Perpustakaan, UPT Bahasa, UPT MKU, UPT TIK, RSPN, Klinik Pratama dan tentunya kepala OIA USK.
Program kelas internasional merupakan Keberhasilan yang diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan dosen MPL untuk terus berkarya dan memperkuat reputasi sebagai program studi unggulan di tingkat global.