
Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian (Prodi THP FP) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar seminar nasional ‘’Membangun Bisnis Pangan Kreatif dan Inovatif Berbasis Sumber Daya Lokal” di Multi Pupose Room (MPR), Selasa (1/10).
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian (FP), Dr. nat. techn. Syafruddin, SP, MP mengatakan, tema yang diangkat dalam seminar nasional ini sangat sesuai dengan kondisi Aceh saat ini.
‘’Salah satu andalan sumber daya lokal Aceh adalah kopi, kopi Aceh sangat terkenal hingga ke mancanegara,” ujarnya.
Ia menambahkan potensi ini menjadi peluang bisnis jika diseriuskan, terutama bagi mahasiswa. Ia mengajak para mahasiswa untuk berani bergerak memulai bisnis dari skala kecil.
Seminar ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Ir. Mohammad Nadjikh (Direktur PT. Kelola Mina Laut Gresik, Jawa Timur) dan T. Dhahrul Bawadi (Owner Bawadi Group, Banda Aceh).
Dalam materinya Mohammad Nadjikh mengatakan, ada dua hal yang harus dihindari saat menjalankan bisnis, yaitu merasa cepat puas dan merasa nyaman di zona yang telah dinikmati saat ini.
Sementara T. Dhahrul Bawadi menjelaskan beberapa kunci kesuksesan yang diterapkan Bawadi Group, yaitu kejujuran, kepercayaan, penampilan dan tawakal. Beliau juga menambahkan strategi promosi Bawadi Group tidak melihat pasar lokal melainkan pasar international.
“Strategi promosi kami yaitu pasar international. Ini untuk membangun image branding, sehingga kualitasnya tak diragukan lagi,” ujarnya.
Fahrizal, S.TP., M.SC selaku dosen THP sekaligus ketua panitia berharap dengan seminar ini dapat memotivasi mahasiswa untuk menjadi pengusaha. Selain itu, juga mengubah pandangan mahasiswa terhadap dunia bisnis. (Humas Unsyiah/fer)