Universitas Syiah Kuala

POP Mandiri USK Gandeng Guru SD untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Program Organisasi Penggerak (POP) Mandiri 2025 mengadakan pelatihan untuk guru Sekolah Dasar. Kegiatan ini yang  bertujuan untuk  meningkatkan kualitas pembelajaran matematika berbasis teknologi dan numerasi ini,  berlangsung di SD Negeri 57 Kota Banda Aceh. (Banda Aceh, 27 Januari 2025).

POP Mandiri 2025 merupakan kelanjutan dari POP Kemdikbud yang telah dilaksanakan pada 2021–2023 melalui Yayasan Pembina MIPA (YPMIPA) wilayah Aceh. Program ini mengusung pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang bertujuan membantu guru dalam mengajarkan matematika secara aplikatif dan mudah dipahami oleh siswa.

Acara pembukaan dihadiri oleh dosen S1 Pendidikan Matematika dan PGSD FKIP USK, Kepala SDN 57, para guru, serta Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 57 menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif USK.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi guru dan siswa, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah kami,” ujarnya.

Ketua PRP-PMRI USK, Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd., menekankan pentingnya kerja sama antara akademisi dan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menyoroti prinsip “No Child Left Behind”, yang berarti setiap anak memiliki potensi yang perlu digali lebih dalam oleh guru.

“Kami ingin membumikan matematika realistik agar siswa lebih menyenangi matematika sehingga dapat meningkatkan numerasi siswa,” kata Prof. Rahmah.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Jailani, M.Pd, menyebutkan bahwa literasi dan numerasi masih menjadi tantangan utama dalam pendidikan dasar. Berdasarkan hasil ujian berbasis CAT sebelumnya, pemahaman numerasi siswa masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan keterampilan matematika dan membaca siswa.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap sekolah dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Jailani.

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian materi. Hasil diskusi menyepakati bahwa kegiatan POP Mandiri 2025 akan berlangsung dari Januari hingga Mei, dengan serangkaian agenda yang mendukung peningkatan pemahaman numerasi siswa.

 Dengan adanya kolaborasi antara USK dan SDN 57, diharapkan POP Mandiri 2025 dapat menjadi model pendidikan inovatif yang memberikan dampak nyata bagi siswa dan guru.

Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

USK terus berkomitmen dalam mendukung pendidikan dasar berkualitas di Aceh, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di sekitar kampus.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/