Universitas Syiah Kuala

Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan

Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH atau yang akrab disapa Okta lahir di Bandung pada tahun 1983 dari keluarga dengan latar budaya Aceh (ayah) dan Sunda (ibu). Ia bergabung menjadi dosen tetap di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) pada tahun 2014 dan saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala periode 2026–2031. Sebelumnya, ia pernah mengemban amanah sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala periode 2024–2026.

Ia meraih gelar Doktor Ilmu Kebencanaan dari Program Studi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (DMAS), Universitas Syiah Kuala, serta merupakan alumni Program Fellowship PAN-Asia Risk Reduction (PARR) di Kyoto University. Ia juga menerima Scholarship Croucher Summer Course Collaborating Centre for Oxford University and CUHK for Disaster and Medical Humanitarian Response di The Chinese University of Hong Kong. Selain itu, ia memperoleh gelar Fellow of the Royal Society for Public Health (FRSPH) di London, Inggris.

Karier akademik dan kepemimpinannya berkembang melalui berbagai posisi strategis di lingkungan USK. Ia pernah dipercaya sebagai Koordinator Klaster Riset Disaster Education and Management pada Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Kepala Bagian Family Medicine FK USK, Koordinator Mata Kuliah Umum Pengetahuan Kebencanaan dan Lingkungan (MKU PKL) dan Ketua Unit Tim Pengelola Skripsi (TPS) FK USK. Ia juga pernah terlibat dalam Unit Satuan Jaminan Mutu Fakultas (SJMF) FK USK dan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) USK. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Wakil Direktur Rumah Amal Masjid Jami’ Universitas Syiah Kuala. 

Dalam bidang riset dan pengembangan ilmu kebencanaan, ia dikenal sebagai akademisi dan peneliti yang aktif mengembangkan kajian pendidikan dan manajemen bencana. Di tingkat internasional, ia mendapatkan rekognisi sebagai Young Scientist oleh Integrated Research on Disaster Risk (IRDR). Ia juga dipercaya menjadi editor pada sejumlah jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, di antaranya International Journal of Disaster Risk Reduction (IJDRR), BMC Public Health, dan Environmental Science & Policy.

Selain aktivitas akademik, ia juga aktif dalam berbagai jejaring profesional internasional dan nasional. Ia merupakan Expert Member pada WHO Expert Reference Group on Health Emergency and Disaster Management, Associate pada Centre of Excellence for the Elimination of Violence Against Women (CEVAW), serta anggota World Association for Disaster and Emergency Medicine (WADEM). Ia juga pernah dipercaya sebagai Indonesia Country Focal Point, Inter-agency Network for Education in Emergencies (INEE).

Di tingkat nasional, berbagai penghargaan telah diraihnya, di antaranya Ilmuwan Muda Terbaik Bidang Sosial Humaniora oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tahun 2025 serta Dosen Berprestasi Utama II Tingkat Universitas Syiah Kuala tahun 2025. Ia juga aktif dalam organisasi profesi kebencanaan sebagai Ketua Pokja Socio-cultural Kebencanaan Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Ketua Bidang Penelitian Forum Perguruan Tinggi untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT-PRB), pendiri dan pengurus Himpunan Pendidikan Tinggi Kebencanaan Indonesia (HIPTI Bencana), Presidium Konsorsium Pendidikan Bencana (KPB), serta Penasehat Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI).

Karier risetnya didukung oleh berbagai hibah internasional, di antaranya dari KONEKSI Australia, Sumitomo Foundation Jepang, Newton Fund UK, Botnar Foundation Swiss, ESRC Global Challenges Research Fund UK, PEER USAID Amerika Serikat, dan WHO Kobe Jepang. Salah satu fokus riset yang dikembangkannya adalah kepemimpinan perempuan dalam membangun ketahanan masyarakat. Melalui hibah Sumitomo Foundation, ia melakukan joint research dan publikasi bersama mitra dari Kyoto University, Kobe University, Tohoku University, dan Iwate University. Pada tahun 2023, ia juga memimpin kajian kepemimpinan perempuan dalam masa krisis bersama Universitas Pattimura, Ambon melalui Penelitian Kompetitif Nasional skema Penelitian Kerja Sama Dalam Negeri KEMDIKBUDRISTEK.

Ia juga aktif menjalin kolaborasi akademik dan menjadi pembicara pada berbagai forum internasional di bidang kebencanaan, kesehatan, dan ketahanan masyarakat. Ia pernah menjadi keynote speaker, invited speaker dan guest lecture di beberapa universitas kelas dunia termasuk di Tohoku University, Kobe University, University College London, Harvard University, Swiss TPH, DIGNITY Denmark, Griffith University dan Charles Darwin University dengan fokus kajian pada pendidikan bencana, kepemimpinan perempuan, kesiapsiagaan tsunami, penguatan komunitas, serta ketahanan kesehatan dan iklim di kawasan Asia Pasifik.

Pengalamannya di bidang kebencanaan dimulai sejak masa tanggap darurat dan pemulihan pasca Tsunami Aceh 2004. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade pada isu kemanusiaan dan pembangunan, ia pernah bekerja bersama berbagai lembaga internasional seperti Islamic Relief, UNORC, UNESCO, dan LOGICA2 Pemerintah Australia. 

Sebagai akademisi, ia aktif mempublikasikan karya ilmiah pada jurnal internasional, buku, dan prosiding. Ia pernah tercatat sebagai salah satu Top Researcher Indonesia menurut Scopus untuk tema “disaster”. Ia juga kerap menjadi narasumber dan reviewer berbagai program hibah nasional maupun internasional.

Dalam bidang pembinaan mahasiswa dan pengembangan karakter, ia dikenal aktif mendampingi berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia pernah menjadi pembina UKM Fasilitator Tangguh Bencana (FASTANA) TDMRC USK dan Pembina Organisasi Mahasiswa Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran USK. Ia juga memiliki pengalaman luas sebagai dosen pembimbing mahasiswa yang meraih berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional. Ia juga pernah menjadi dosen pendamping pada program Innovillage, Pertamuda Seed and Scale, PPK Ormawa, serta berbagai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Belmawa yang berhasil meraih prestasi nasional, termasuk medali emas PIMNAS di tahun 2019.

Di tengah kesibukannya sebagai akademisi dan peneliti, ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk menjadi pengurus Pengurus Wilayah Majelis Alimat Indonesia (Council of Muslim Women Scholars) Provinsi Aceh, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan Pengurus Wilayah (DPW) Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba Provinsi Aceh.

Ia menikah dengan dr. Maimonar di tahun 2006 serta dikaruniai dua putra dan lima putri.

Tertarik dengan sesuatu?

Bagaimana kami bisa membantu Anda hari ini?

Consulting WP really helped us achieve our financial goals. The slick presentation along with fantastic readability ensures that our financial standing is stable.

Amanda Seyfried
Sales & Marketing on, Guzeros Digital