Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi mahasiswa. Sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USK sukses mengikuti kegiatan Student Exchange Outbound ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dalam program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition Times Higher Education Impact Rankings yang berlangsung pada 30 Maret hingga 12 April 2026 di Malaysia.
Dari total peserta, delapan mahasiswa merupakan bagian dari International Accounting Program (IAP), yang mencerminkan kesiapan mahasiswa USK dalam mengikuti proses pembelajaran berstandar internasional. Program ini menjadi bagian dari strategi USK dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring global, serta membentuk lulusan yang adaptif dan berdaya saing internasional menuju World Class University.
Selama pelaksanaan program, para mahasiswa didampingi oleh tiga dosen, yakni Prof. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., CA., CertiDA; Dr. Ratna Mulyany, BrAcc (Hons), M.ScAcc; serta Dr. Riha Dedi Priantana, S.E., Ak., M. Si., CA., CMA., ASEAN CPA. Pendampingan ini memastikan kegiatan akademik berjalan optimal serta memberikan penguatan perspektif global kepada mahasiswa.
Berbagai aktivitas akademik dan nonakademik diikuti oleh mahasiswa, mulai dari diskusi ilmiah, pertukaran budaya, hingga interaksi aktif dengan mahasiswa UKM yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Fakulti Ekonomi dan Pengurusan (PMFEP). Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung dalam memahami dinamika pembelajaran dan kehidupan kampus di tingkat internasional.
Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan mengeksplorasi fasilitas unggulan UKM, seperti Canselori (museum universitas), perpustakaan pusat, serta masjid kampus. Lingkungan kampus yang modern dan luas, didukung sistem transportasi bus internal antar fakultas, turut memberikan gambaran nyata tentang sistem pendidikan global yang terintegrasi.

Tidak hanya kegiatan akademik, peserta juga melakukan kunjungan ke berbagai destinasi edukatif dan ikon nasional Malaysia, seperti Bank Negara Malaysia Museum and Art Gallery, Pusat Sains Negara, Petronas Twin Towers, Jalan Tuanku Abdul Rahman, Central Market Kuala Lumpur, serta kawasan Ampang. Kunjungan ini memperkaya wawasan mahasiswa dalam memahami aspek ekonomi, budaya, dan perkembangan global.
Dosen pendamping, Prof. Heru Fahlevi, menyampaikan bahwa program ini memiliki peran strategis dalam membentuk perspektif global mahasiswa.
“Program ini bukan sekadar mobilitas akademik, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami perbedaan sistem pendidikan, budaya, serta memperluas cara pandang mereka dalam konteks global,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi USK, T. Abiyyu Al-May, menegaskan bahwa pengalaman ini memberikan nilai tambah yang signifikan.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membangun relasi internasional, meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri, serta melatih kemampuan adaptasi di lingkungan baru,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global, kemampuan kolaborasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan di era globalisasi.
Kegiatan Student Exchange Outbound ini menjadi salah satu langkah konkret Universitas Syiah Kuala dalam memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global sekaligus mendukung pencapaian indikator internasional, termasuk dalam Times Higher Education Impact Rankings.