Universitas Syiah Kuala

Perkuat Eksistensi di Asia Tenggara, USK Kukuhkan Lima Dokter Baru Asal Thailand

Universitas Syiah Kuala (USK) semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi pendidikan unggulan di Asia Tenggara. Pada prosesi wisuda hari kedua periode Februari–April 2026, Universitas Jantong Hatee Rakyat Aceh ini resmi melepas lima mahasiswa internasional asal Thailand yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Kamis (21/05/2026).

Kelima dokter baru tersebut adalah Adli Waeda-oh, Nassarin Chopngam, Areenee Waedo, Maseetoh Heng, dan Rusnee Cheyi. Kelulusan mereka menjadi bukti nyata bahwa standar pendidikan kedokteran di USK telah diakui secara lintas negara dan mampu mencetak tenaga profesional medis di level internasional.

Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi khusus kepada para lulusan internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa asing di USK bukan sekadar angka, melainkan simbol kepercayaan dunia terhadap kualitas akademik universitas.

“Kehadiran lulusan ini di tengah kita hari ini, menegaskan bahwa USK telah melangkah jauh menjadi kampus yang berdaya saing global. Kami berharap, di mana pun saudara mendedikasikan ilmu kedokteran ini, saudara akan selalu menjaga nama baik almamater serta nama baik Aceh yang telah menjadi rumah kedua bagi saudara selama menempuh pendidikan,” ujar Prof. Mirza.

Di hadapan 794 wisudawan yang hadir pada hari kedua ini (dari total 1.322 lulusan periode ini), Rektor juga memberikan peringatan mengenai situasi global yang penuh ketidakpastian. Ia menyoroti tantangan ekonomi, mulai dari melemahnya nilai tukar hingga kenaikan biaya hidup yang menjadi realitas saat ini.

“Saudara akan memasuki dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Namun, kampus ini tidak hanya membekali saudara dengan keunggulan akademik, tetapi juga empati dan kepedulian sosial. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir sebagai ruang lahirnya solusi di tengah masyarakat,” tegas Rektor.

Rektor mendorong agar para lulusan tidak hanya terpaku menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) dan penggerak ekonomi kreatif yang tangguh.

Wisuda ke-169 ini mencatatkan angka yang impresif dengan 397 lulusan berhasil meraih predikat pujian atau Cumlaude. Dengan tambahan lulusan kali ini, jumlah alumni USK kini mencapai 170.557 orang yang tersebar di berbagai belahan dunia. Menutup prosesi, Rektor memberikan pesan emosional kepada para wisudawan agar tidak melupakan jasa orang tua.

“Semua pengorbanan Ayah dan Ibu tidak akan pernah mampu kita balas. Jadikan ilmu yang saudara peroleh ini untuk berbakti dan menjadikan mereka bangga. Keberanian untuk mencoba dan kelapangan hati adalah kunci untuk melangkah di tahap kehidupan selanjutnya,” pungkas Prof. Mirza.